Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Temui Pemimpin Tertinggi, Militer Iran Siapkan Respons Keras atas Setiap Agresi Asing

Redaksi Lombok Post • Senin, 11 Mei 2026 | 00:06 WIB
MULAI NORMAL: Para pengendara mobil melintas di depan gambar mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang dipasang di sepanjang jalan di Teheran, Rabu (29/4). (ATTA KENARE / AFP)
MULAI NORMAL: Para pengendara mobil melintas di depan gambar mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang dipasang di sepanjang jalan di Teheran, Rabu (29/4). (ATTA KENARE / AFP)

LombokPost— Komando militer tertinggi Iran menyatakan kesiapan penuh angkatan bersenjata dalam menghadapi setiap potensi agresi atau kesalahan kalkulasi strategis dari pihak asing. Komitmen tersebut disampaikan langsung kepada Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, dalam sebuah pertemuan resmi pada Minggu (10/5/2026).

Laporan mengenai kesiapan militer ini disampaikan oleh Mayor Jenderal Ali Abdollahi selaku komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya. Laporan tersebut mencakup kesiapan lintas matra, mulai dari Angkatan Darat, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), kepolisian, pasukan perbatasan, Kementerian Pertahanan, hingga pasukan sukarelawan Basij.

Dalam keterangannya, Jenderal Abdollahi menegaskan bahwa seluruh personel militer berada dalam kondisi moral dan kesiapan tempur yang tinggi. Ia menjamin bahwa persenjataan dan rencana strategis telah disiapkan secara matang untuk mengantisipasi tindakan permusuhan dari aliansi Amerika Serikat dan Israel.

Ia memberikan peringatan keras bahwa jika pihak lawan melakukan "kesalahan strategis, agresi, atau invasi," maka pasukan Iran akan merespons “dengan cepat, intens, dan kuat.”

Selain itu, Abdollahi menegaskan loyalitas militer terhadap komando tertinggi. Angkatan bersenjata akan, “dengan ketaatan penuh” pada perintah Ayatollah Khamenei, membela “cita-cita Revolusi Islam, tanah air tercinta kita Iran, kedaulatan, kepentingan nasional, dan bangsa Iran yang gagah berani hingga nafas terakhir dan sampai mati.”

Baca Juga: Iran Desak IAEA Jaga Netralitas Profesi dan Hindari Agenda Politik

Dalam kesempatan yang sama, Ayatollah Khamenei memberikan apresiasi atas kinerja angkatan bersenjata selama periode konflik yang berlangsung sejak akhir Februari lalu. Ia mengeluarkan arahan baru agar militer terus melanjutkan langkah-langkah strategis dan bersikap tegas dalam menghadapi tekanan luar.

Sebagaimana diketahui, ketegangan bersenjata yang dimulai pada 28 Februari tersebut melibatkan pengeboman terhadap infrastruktur militer dan sipil Iran. Meski awalnya diprediksi akan meruntuhkan pemerintahan dalam waktu singkat, konflik tersebut justru berlangsung selama 41 hari.

Selama periode tersebut, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan pesawat tak berawak (drone) dan rudal ke target-target strategis lawan. Eskalasi tersebut akhirnya mereda setelah tercapainya gencatan senjata sepihak yang masih berlaku hingga saat ini. Pertemuan di Teheran ini sekaligus menegaskan posisi Iran yang tetap dalam kewaspadaan tinggi meski masa gencatan senjata tengah berjalan.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei #Mayor Jenderal Ali Abdollahi #selat hormuz #IRGC #iran