Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iran Hanguskan Depot Bahan Bakar Pangkalan Militer AS, Washington Gempur Teheran Tiga Malam

Redaksi • Rabu, 15 Juli 2026 | 14:33 WIB
Iran serang pangkalan militer AS. (jpg)
Iran serang pangkalan militer AS. (jpg)

LombokPost - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menghantam sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain dan Yordania.

Dalam serangan rudal dan drone tersebut, IRGC mengaku membakar depot bahan bakar di pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain serta menyerang pangkalan udara Amerika di Yordania.

Dilansir dari Middle East Eye, IRGC menyatakan serangan itu merupakan bagian dari operasi balasan terhadap aksi militer Amerika. Selain depot bahan bakar, Iran mengklaim berhasil melumpuhkan sejumlah sistem pertahanan dan pengawasan milik AS.

Baca Juga: Iran Serentak Bombardir Enam Negara, Serangan Balasan yang Menyasar Fasilitas Militer AS

Hancurkan Sistem Radar

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut sasaran yang dihancurkan meliputi radar Patriot, radar pengendali udara Armada Kelima, sistem radar peringatan dini C-RAM, hingga pusat kendali dan pemantauan kapal permukaan tanpa awak. "Operasi pembalasan terus berlanjut," demikian pernyataan IRGC.

Iran juga mengaku menyerang pangkalan udara Amerika di Yordania. Bersamaan dengan itu, IRGC menyerukan masyarakat Yordania agar menolak keberadaan pangkalan militer Amerika di negara tersebut.

Baca Juga: Dikritik Dulu, Berangkat Kemudian: Rakyat Iran Ingin Balas Dendam

Lemahkan Kemampuan Militer

Di sisi lain, Amerika Serikat terus meningkatkan tekanan militer terhadap Iran.

 Berdasarkan laporan The Guardian, militer AS kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran untuk malam ketiga secara berturut-turut.

Baca Juga: Israel Jangan Ganggu Upaya Damai AS-Iran, Presiden Turki Kecam Serangan ke Lebanon

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam melancarkan serangan terhadap warga sipil maupun kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

"Serangan-serangan ini akan terus memberikan kerugian besar bagi pasukan Iran dan mengurangi kemampuan mereka untuk menyerang warga sipil yang tidak bersalah serta kapal-kapal komersial di Selat Hormuz," demikian pernyataan resmi CENTCOM. (lyn/gas/JPG/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Amerika Serikat iran yordania militer bahrain