Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Panen Melimpah, Malaysia Jajaki Pembukaan Koridor Darat untuk Ekspor Durian ke Tiongkok

Redaksi Lombok Post • Kamis, 16 Juli 2026 | 23:23 WIB
Ilustrasi Durian
Ilustrasi Durian

LombokPost— Pemerintah Malaysia tengah merumuskan draf strategi logistik baru guna memperluas penetrasi pasar komoditas buah premium mereka ke kawasan Asia Timur. Malaysia tengah menjajaki pembukaan jalur darat untuk mengekspor durian segar ke Tiongkok. Langkah tersebut disiapkan sebagai solusi mengatasi melimpahnya produksi durian sekaligus memangkas biaya logistik agar buah premium Malaysia lebih kompetitif di pasar ekspor.

Diversifikasi moda transportasi ini dinilai mendesak mengingat draf keterbatasan kapasitas angkut pada sektor penerbangan sipil komersial saat ini. Selama ini pengiriman durian segar ke Tiongkok masih mengandalkan jalur udara dengan kapasitas sekitar 40 ton per hari.

Berdasarkan draf analisis kalkulasi ekonomi makro, Pemerintah Malaysia menilai pengiriman melalui darat dapat menekan biaya logistik hingga 40 persen sekaligus meningkatkan volume ekspor ke berbagai kota di pedalaman Tiongkok.

"Ini adalah salah satu langkah yang dapat kita ambil untuk mengatasi masalah kelebihan pasokan," ujar seorang pejabat Malaysia yang mengetahui pembahasan tersebut, seperti dikutip The Straits Times.

Secara teknis operasional, draf realisasi rute perdagangan internasional ini memerlukan kesepakatan bilateral dan multilateral yang kompleks dengan sejumlah negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Kementerian Pertanian Malaysia kini berunding dengan otoritas Tiongkok untuk membuka koridor darat yang melintasi Thailand, Laos, dan Vietnam.

Selain kesepakatan draf koridor rute, pihak otoritas pemerintah juga masih mengkaji persyaratan hukum serta standar fitosanitari di negara-negara transit sebelum rencana tersebut dapat direalisasikan. Standardisasi kebersihan dan kesehatan tumbuhan ini menjadi draf krusial guna menghindari kendala administratif di pos pemeriksaan kepabeanan antarnegara.

Sebagai langkah awal untuk menguji draf kelayakan linimasa logistik di lapangan, otoritas terkait dilaporkan telah merampungkan draf proyek percontohan berskala terbatas pada awal tahun ini. Sebagai persiapan, Malaysia telah menguji pengiriman satu ton durian Black Thorn melalui jalur darat pada Januari lalu.

Data manifes perjalanan mencatat arus pergerakan logistik dari pos perbatasan Bukit Kayu Hitam menuju perbatasan Tiongkok memakan waktu sekitar 75 jam.

Mengingat draf durasi perjalanan yang cukup panjang untuk komoditas yang mudah rusak, pemerintah juga meneliti metode panen durian sebelum matang sempurna agar kualitas buah tetap terjaga selama perjalanan. Hal ini dilakukan agar draf mutu komoditas tetap sesuai dengan standar pasar premium sesampainya di kota tujuan.

Langkah ekspansi koridor darat ini secara linear dipicu oleh draf lonjakan volume panen secara nasional yang tidak lagi mampu diserap secara optimal oleh pasar lokal. Upaya tersebut dilakukan di tengah lonjakan produksi durian Malaysia yang kini mencapai lebih dari 550 ribu ton per tahun.

Dinamika draf pasokan yang tidak seimbang dengan draf permintaan ini berdampak langsung pada stabilitas nilai jual komoditas di tingkat produsen; melimpahnya pasokan membuat harga durian di pasar domestik turun tajam.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
Durian tiongkok Malaysia