Mampu Ciptakan Virus Baru, Senator AS Minta Pengembangan AI Dihentikan Sementara

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

LombokPost— Senator Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders mendesak raksasa teknologi seperti Meta, OpenAI, dan Anthropic menghentikan sementara pengembangan kecerdasan buatan (AI). Sanders menilai kemampuan AI kini semakin sulit dipahami, diprediksi, dan dikendalikan manusia.

Pernyataan tersebut disampaikan Sanders dalam bentuk surat resmi yang ditujukan langsung kepada para pimpinan tertinggi perusahaan teknologi terkemuka. Desakan itu disampaikan Sanders melalui surat kepada CEO OpenAI Sam Altman, CEO Anthropic Dario Amodei, dan CEO Meta Mark Zuckerberg. Surat tersebut pertama kali dilaporkan Axios dan dikutip The Guardian, Senin (10/8/2026).

“Demi kepentingan umat manusia, hentikan sementara pengembangan AI,” tulis Sanders. Dia memperingatkan Senat AS dapat mengambil langkah jika perusahaan teknologi tidak memperlambat pengembangan AI.

Sanders menilai kemampuan kecerdasan buatan telah melampaui batasan keselamatan yang sebelumnya ditetapkan oleh pengembang. Sanders menilai kemampuan AI telah melewati ambang risiko yang sebelumnya menjadi dasar bagi perusahaan untuk menghentikan atau menunda pengembangan model baru hingga sistem pengaman tersedia.

“Batas itu telah tiba. Kemampuan AI mungkin telah mencapai ambang kritis,” tegasnya.

Eskalasi kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaan teknologi ini semakin mencuat setelah munculnya laporan mengenai pemanfaatan AI dalam rekayasa biologi. Kekhawatiran Sanders meningkat setelah muncul laporan mengenai AI yang digunakan untuk mengembangkan virus baru. Menurut dia, jika kemampuan tersebut jatuh ke tangan yang salah, teknologi itu berpotensi digunakan untuk menciptakan senjata biologis yang dapat menewaskan puluhan juta orang.

Selain ancaman bidang biosekuriti, kapasitas operasional AI dalam dunia siber turut menjadi perhatian serius otoritas pemerintah. Dia juga menyoroti pengakuan Meta, OpenAI, dan Anthropic mengenai model AI mereka yang mampu meretas server perusahaan lain.

Sanders menyebut perkembangan tersebut sebagai tanda bahwa kemampuan AI semakin sulit dikendalikan manusia.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Jawa Pos
Bernie Sanders artificial intelegence ai