Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bantu Korban Bencana ACT Luncuran Humanity Food Truck 4.0

Administrator • Kamis, 5 Maret 2020 | 19:42 WIB
MOBIL: Salah seorang relawan memasak bagi korban bencana di Humanity Food Truck. (ACT For Lombok Post )
MOBIL: Salah seorang relawan memasak bagi korban bencana di Humanity Food Truck. (ACT For Lombok Post )
JAKARTA-Banjir dan longsor Kabupaten Lebak, Banten masih menyisakan duka dan kerusakan parah. Beberapa jembatan hancur sehingga memutus akses warga. ”Tempat tinggal korban juga sudah tidak bisa dihuni lagi,” kata Presiden ACT Ibnu Khajar, kemarin.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan serta tempat tinggal layak bagi korban, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyiapkan hunian sementara (Huntara) atau Integrated Community Shelter (ICS), di Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Lebak, Banten. ”Peletakkan batu pertama Huntara ini sebagai bentuk komitmen ACT,” katanya.

Ibnu Khajar menyebutkan, ACT akan membangun hunian-hunian sementara sampai warga mendapatkan tempat tinggal layak. “Sebagaimana yang kami lakukan untuk korban bencana Lombok dan Palu,” katanya.

Sebanyak 52 KK ditargetkan segera menempati huntara yang dibangun dari dana sumbangan warga melalui ACT. ”Bila prosesnya berjalan lancar, ICS ACT rampung dalam tiga minggu,” ujarnya.

Huntara lengkap dengan fasilitas umum seperti musala, dapur umum, MCK, dan layanan kesehatan. ”Penghuni ICS dapat menempati huntara dalam jangka waktu dua tahun dan maksimal tiga tahun,” jelasnya.

Selain membangun hunian, ACT juga meluncurkan Humanity Food Truck 3.0 dan Humanity Food Truck 4.0 yang dapat memproduksi 2.000 porsi makanan siap santap. Armada ini melengkapi armada kemanusiaan sebelumnya yaitu Humanity Food Truck 1.0 dan Humanity Food Truck 2.0.

Perbedaan dari generasi kendaraan sebelumnya ada apada perubahan suplai tabung gas ke alat masak. Penyempurnaan suplai gas dilakukan agar tiap alat dapur dapat maksimal dalam mengolah bahan makanan.

Ahyudin, ketua Dewan Pembina ACT menyampaikan, penambahan armada diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. ”Kapasitas yang terus meningkat ini menjadi komitmen ACT untuk terus meluaskan kebaikan,” katanya.

Jumlah porsi makanan yang dapat disediakan pun diperbanyak untuk memenuhi kebutuhan pangan, baik untuk warga prasejahtera maupun korban bencana. ”Kami berharap dapat melayani kebutuhan pangan masyarakat yang lebih luas juga,” ujarnya.

Dia menambahkan, dibutuhkan dukungan semua pihak untuk membantu para korban banjir di Lebak.”Berbagai aksi kemanusiaan kini telah menunggu Humanity Food Truck 3.0 dan 4.0," pungkas Ahyudin.

Sebelumnya, ACT telah mendistribusikan paket makanan siap santap dari Humanity Food Truck 1.0 dan 2.0 ke beberapa wilayah, salah satunya ke Kampung Seupang, Desa Pajagan, Sajira Lebak.

Distribusi menggunakan kendaraan berpenggerak empat roda karena medan yang harus dilalui ke Kampung Seupang tidak dapat dijangkau.

Melalui IndonesiaDermawan.id, ACT mengajak partisipasi publik seluas-luasnya untuk membangun kembali kehidupan korban bencana di Lebak, Banten. (ili/advertorial) Editor : Administrator
#Bencana alam #ACT #Korban Banjir