Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Efek Korona, Dispar Kota Mataram Tak Punya Anggaran

Baiq Farida • Jumat, 19 Juni 2020 | 14:48 WIB
BAKAL TUTUP: Pantai Boom di Ampenan menjadi salah satu destinasi wisata yang harus ditutup guna mencegah penyebaran virus Korona.
BAKAL TUTUP: Pantai Boom di Ampenan menjadi salah satu destinasi wisata yang harus ditutup guna mencegah penyebaran virus Korona.
MATARAM-Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram tak punya anggaran untuk menghidupkan aktivitas bisnis pariwisata. ”Sekarang ini kita tak punya anggaran adakan event,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizam Denny Cahyadi, kemarin (18/6/2020).

 

Dijelaskan, hampir semua anggaran di Dispar dialokasikan untuk penanganan Covid-19. ”Kalau anggaran nanti kita liat di ABT (Anggaran Belanja Tahunan). Apakah masih atau endak,” ucap dia.

 

Namun kabar baiknya, sudah 137 hotel melati dan bintang di Mataram kembali buka. ”Begitu buka langsung ramai endak mungkin lah,” terang pria berkepala plontos ini.

 

Namun begitu tambah dia, dengan kembalinya hotel beroperasi paling tidak membuat karyawan yang dirumahkan bisa kembali bekerja. Dia ingin hotel-hotel di Kota Mataram lebih kreatif. Mereka bisa menonjolkan keunggulan guna mendatangkan para tamu. ”Hotel Fizz  sekarang orientasinya  bukan lagi ke kamar. Tapi bagaimana mempromosikan makanan,” contohnya. (jay/r9)

  Editor : Baiq Farida
#event #efek Korona #Dispar Mataram