Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

20 TDC Sudah Jalan, GNE Ingin Tambah 480 Lagi

Baiq Farida • Kamis, 10 September 2020 | 15:13 WIB
POSE: Tim survei PT GNE di depan TDC Lebah Sempaga, Narmada, Lombok Barat, beberapa waktu lalu.
POSE: Tim survei PT GNE di depan TDC Lebah Sempaga, Narmada, Lombok Barat, beberapa waktu lalu.
MATARAM–BUMD PT Gerbang NTB Emas (GNE) menggalakkan program Trade and Distribution Centre (TDC) Desa. Sulthon Muhammad, pencetus Mahadesa mengatakan, sedang dalam proses pendataan warga sebagai target pasar tambahan TDC di sejumlah desa.

”20 TDC sudah berjalan. Saat ini dalam proses menyelesaikan 480 desa tersisa. Salah satu langkah awalnya dengan melakukan pendataan kepada para warga desa,” katanya, Rabu (9/9/2020).

Pihaknya juga sedang memberikan  pelatihan untuk para agen juga pengelola. Setelahnya, barulah dilakukan survei kebutuhan warga. Jika kebutuhan sudah diketahui, tentu memudahkan aktivitas ekonomi dan jual beli produk. ”Pasar sudah siap, kebutuhan sudah diketahui, barulah TDC baru juga siap beroperasi,” ujarnya.

Hal ini juga untuk meminimalisir risiko kerugian. Karena barang yang tersedia hanya barang yang dibutuhkan sesuai jawaban pada survei tersebut.

Sebagai pilot project program ini, TDC Kuripan Utara sudah mendulang omzet lebih dari Rp 100.000.000 setiap bulannya.  BUMDes akan dapat keuntungan 70 persen. Ia berharap, hal serupa bisa menjadi contoh penerapan TDC di kawasan lainnya. ”Semua transaksi, data kebutuhan warga, pemesanan melalui sistem disambungkan ke distributor. Sampai ke tangan warganya sudah tersistem. Sehingga tidak ada yang kecolongan,” ujarnya.

Untuk pengangkutan dan pendistribusian kebutuhan, pihaknya menargetkan 1.000 kendaraan listrik dapat terealisasi hingga akhir 2020 nanti. Dengan harga kendaraan listrik buatan NTB Rp 50.000.000 per unit.

”Nantinya, satu TDC akan memiliki satu unit mobil listrik. Saat ini baru ada sekitar 45 unit dan akan terus bertambah sesuai target,” ujarnya yakin.

Terpisah, Ketua Bumdes Kuripan Utara Ahyar Rasidin mengungkapkan, kehadiran TDC perlahan memberikan perubahan pada aktivitas ekonomi di desanya. Harga murah menjadi poin utama. ”Barangnya langsung disuplai dari distributor. Sehingga harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Plus produk UKM desa kami bisa dijual di sini untuk meningkatkan pemasaran dan produksinya,” ujarnya. (eka/r9)

 

  Editor : Baiq Farida
#Mahadesa #TDC #GNE