Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alinka Hardianti Tampil Perkasa di Kartini Race 2026

D
Penulis: Dewi❯
Para pembalap wanita saat mendengar arahan MGPA saat persiapan balapan Kartini Race 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (3/5). (Dewi/Lombok Post)
Para pembalap wanita saat mendengar arahan MGPA saat persiapan balapan Kartini Race 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (3/5). (Dewi/Lombok Post)

Advertisement

 

LombokPost-Aspal Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika kembali menjadi panggung pembuktian pembalap perempuan Indonesia. Dalam ajang Kartini Race 2026 yang digelar bersamaan dengan GT World Challenge Asia, Alinka Hardianti tampil dominan dan keluar sebagai juara.

Pembalap bernomor 4 itu memimpin sejak start dan menyelesaikan enam lap dengan catatan waktu impresif. Ia juga mencatat best lap di lap ketiga dengan waktu 2:06.496, membuatnya sulit dikejar rival.

Advertisement

Di posisi kedua, Tjonnadi harus mengakui keunggulan Hardianti dengan selisih waktu 24.873 detik. Sementara Alexandra Asmasoebrata mengamankan posisi ketiga dengan selisih tipis 1.677 detik dari Tjonnadi.

Persaingan juga terjadi di papan tengah. Pembalap asal Lombok Audya Anjani mencatat kecepatan tertinggi mencapai 138,9 km per jam.

Advertisement

Meski finis di posisi keempat, performanya menunjukkan potensi pembalap lokal mampu bersaing.

Di posisi kelima, Rosdiana tampil impresif dengan catatan sektor pertama tercepat 40.105 detik. Hal ini menegaskan bahwa setiap peserta memiliki keunggulan teknis masing-masing di sirkuit kebanggaan Indonesia ini.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan, Kartini Race 2026 bukan sekadar pelengkap Mandalika Festival of Speed (MFoS), tetapi menjadi ruang bagi pembalap perempuan untuk menunjukkan kemampuan di lintasan internasional.

“Ajang ini sejarah penting bagi motorsport nasional. Kami ingin menciptakan ruang bagi perempuan Indonesia di lintasan balap kelas dunia,” katanya, Minggu (3/5).

Ajang ini juga menjadi bagian dari program Women in Motorsport yang diinisiasi Ikatan Motor Indonesia (IMI). Tujuannya mendorong regenerasi pembalap perempuan sekaligus memperkuat ekosistem balap yang inklusif.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Marching Band IPDN Bikin Pembalap GTWCA Terpukau

Marching Band IPDN Bikin Pembalap GTWCA Terpukau

Sebanyak 143 praja IPDN dikerahkan khusus untuk mendukung kemegahan ajang balap internasional GT World Challenge Asia 2026

GT World Challenge Gerakkan Ekonomi Mandalika, Jumlah Penonton Tembus 12 Ribu

GT World Challenge Gerakkan Ekonomi Mandalika, Jumlah Penonton Tembus 12 Ribu

Ajang GTWCA 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika mencatat total 12.522 penonton selama tiga hari penyelenggaraan pada 1-3 Mei.

GT World Challenge Asia 2026 Dongkrak Ekonomi Mandalika   

GT World Challenge Asia 2026 Dongkrak Ekonomi Mandalika  

Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 1-3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit membawa dampak ekonomi signifikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer