Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

LWC Gelar Business Talk

Wahyu Prihadi • Jumat, 18 Juni 2021 | 22:10 WIB
BERI DUKUNGAN: Ketua LWC Indah Purwanti (dua dari kiri) bersama istri Bupati Lombok Tengah Baiq Nurul Aini Pathul Bahri (dua dari kanan) mempratikkan proses pembuatan cerorot di arena Lombok Food Festival, Sabtu (24/4/2021). (Eka/Lombok Post)
BERI DUKUNGAN: Ketua LWC Indah Purwanti (dua dari kiri) bersama istri Bupati Lombok Tengah Baiq Nurul Aini Pathul Bahri (dua dari kanan) mempratikkan proses pembuatan cerorot di arena Lombok Food Festival, Sabtu (24/4/2021). (Eka/Lombok Post)
MATARAM-Lombok Womanpreneur Club (LWC) kembali menggelar kegiatan rutinan, Business Talk bersama para member. Indah Purwanti Ningsih, founder LWC mengatakan kegiatan ini sebagai upaya memperbarui kemampuan member. ”Didukung oleh learning, Inspiring, dan networking. Karena inti kegiatan LWC adalah belajar dan mengasah skill tengang bisnis,” ujarnya, (18/6).

Business Talk kali ini menghadirkan tiga tema dari narasumber yang berbeda-beda. Pertama oleh Tommy Atlantis, pemilik Atlantis Smartphone dan Accessories. Memaparkan materi seputar financial revolution. Dilanjutkan pemaparan materi oleh Sekar Baiq pemilik Numaru.id dengan materi seputar pembuatan video kreatif menggunakan aplikasi di smartphone. Juga Nano Setiawan, relationship Manager Pegadaian Area Ampenan. Memberikan materi untuk mengamankan aset dengan berinvestasi emas di Pegadaian Syariah Cakranegara. Kegiatan diselingi dengan bazar kreatif produk member juga arisan rutin.

”Tidak semua orang bisa mendapatkan ilmu-ilmu tersebut. Inilah keuntungan yang hanya bisa diperoleh jika menjadi member LWC,” ujarnya.

Terbaru, pihaknya juga bersiap untuk menghadirkan Selebpreneur. Selain pengusaha wanita, member LWC juga tak sedikit yang berprofesi sebagai selebritis sosial media atau influencer. Mereka berperan sebagai brand ambassador LWC yang akan mempromosikan berbagai produk-produk lokal para member secara gratis. Diharapkan, seluruh kegiatan yang diusungnya dapat semakin mendekatkan komunikasi, mengakrabkan, dan meningkatkan relasi antar member LWC.

”Karena member LWC perlu bertemu antarmember dengan protokol Covid-19 yang ketat,” imbuhnya.

Saat ini member LWC 288 pelaku usaha wanita se-NTB. Dari jumlah itu, 70 persen berasal dari Mataram. Indah mengatakan, LWC merupakan kalangan pengusaha yang ingin terus tumbuh dan belajar.

Dikatakan, salah satu tantangan zaman dewasa ini adalah teknologi dan sosial media. ”Karena pengusaha itu harus bisa menjadi milenial, ini menjadi kata kunci bagi member LWC,” katanya.

Tommy Atlantis mengapresiasi kegiatan LWC. Pihaknya berharap, makin banyak wadah-wadah UMKM melakukan kegiatan-kegiatan serupa. Sehingga UMKM mampu tumbuh dan naik kelas. Itu bermuara pada kondisi ekonomi NTB yang juga maju. ”Ini kegiatan yang sangat positif dan harus dikembangkan secara masif, karena ini terkait ilmu demi keberlanjutan UMKM kita,” katanya.

Menurutnya, literasi terkait pengelolaan keuangan perlu digalakkan untuk UMKM. Berkaca dari suatu penelitian kata dia, banyak sekali bisnis yang hancur karena tidak tahu bagaimana cara tata kelola keuangannya. Padahal upaya ini penting agar eksistensi UMKM mampu terus berjalan. ”Jadi kita harapkan UMKM NTB itu bisa kontinyu perjalanan bisnisnya,” imbuhnya. (eka/r9)

  Editor : Wahyu Prihadi
#Founder LWC Indah Purwanti Ningsih