Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Program Urban Farming, Bank Indonesia Bagikan 7.000 Bibit Cabai

Baiq Farida • Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:00 WIB
BAGIKAN BIBIT: Inilah ratusan bibit cabai yang diserahkan Bank Indonesia kepada Ponpes Dalfizh di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Selasa (30/8/2022). Penyerahan dilakukan Kepala KPw Bank Indonesia NTB Heru Saptaji secara simbolis kepada Wakil Wali Kota
BAGIKAN BIBIT: Inilah ratusan bibit cabai yang diserahkan Bank Indonesia kepada Ponpes Dalfizh di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Selasa (30/8/2022). Penyerahan dilakukan Kepala KPw Bank Indonesia NTB Heru Saptaji secara simbolis kepada Wakil Wali Kota
MATARAM--Bank Indonesia membagikan tujuh ribu bibit cabai rawit kepada tujuh pondok pesantren di Kota Mataram. Pembagian bibit ini bagian program urban farming (usaha pertanian di perkotaan) dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan.

Lima ratus bibit diantaranya dibagikan secara simbolis dan diterima langsung Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman di Ponpes Dalfizh, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Selasa (30/8/2022).

"Kami pilih ponpes ini karena dia di area perkotaan, serta melihat semangat Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman untuk membangun ponpes yang produktif, baik pada santrinya ataupun masyarakat," ungkap Kepala KPw Bank Indonesia NTB Heru Saptaji.

Heru menilai, urban farming dengan melibatkan ponpes di perkotaan amatlah penting. Sebab, diharapkan dapat menguatkan berbudidaya pekarangan menjadi bagian perilaku masyarakat.

"Kita melihat ponpes yang ada sudah mulai melakukan aktifitas ekonomi produktif, artinya mereka punya semangat untuk membangun kemandirian ekonomi pesantren lebih baik lagi," terangnya.

"Bukan hanya gerakan menanam cabainya, tetapi bagaimana membangun aktifitas ekonomi produktif di pesantren menjadi bagian penting didalamnya," tambah mantan Kepala KPw Bank Indonesia Tasikmalaya ini.

Terpisah, Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman mengapresiasi, gerakan yang dilakukan Bank Indonesia sebagai upaya pengendalian inflasi pangan. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sudah sangat membantu akan kebutuhan cabai rawit ketika harganya meroket.

"Akan sangat membantu kebutuhan keluarga pada sektor pangan, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli cabai," pungkas mantan anggota DPRD Kota Mataram ini. (ewi/r10) Editor : Baiq Farida
#KPw BI NTB #urban farming