Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bisnis Baja Berpotensi Berkembang Baik di NTB

Galih Mps • Senin, 27 Maret 2023 | 15:00 WIB
BERNILAI STRATEGIS: Tim Disperin NTB saat melakukan kunjungan ke salah satu UPT Pengolahan Baja di Lombok Timur, pekan lalu.(DISPERIN NTB FOR LOMBOK POST)
BERNILAI STRATEGIS: Tim Disperin NTB saat melakukan kunjungan ke salah satu UPT Pengolahan Baja di Lombok Timur, pekan lalu.(DISPERIN NTB FOR LOMBOK POST)

MATARAM-Bisnis baja dan logam sangat bisa dikembangkan di NTB untuk pemenuhan kebutuhan daerah ini. ”Lombok Timur sudah ada untuk produksi di UPT Logam Kotaraja,” kata Asisten II Pemkab Lombok Timur Mahsin.


UPT Logam Kotaraja memiliki mesin dengan limit produksi spandek dan kanal-C. Serta bisa memesan sesuai ukuran yang diinginkan, ini menjadi nilai tambah. Kendala yang ada terkait kurang tersedianya bahan baku.


Karenanya diharapkan dengan adanya beberapa business matching, UPT Logam Kotaraja dapat berproduksi lebih optimal. ”Kalau  sudah produksi maksimal maka akan bisa menjadi pemasok kebutuhan konsumen akan spandek dan kanal-C yang ada di Provinsi NTB,” terangnya.


Kepala Bidang Sarana, Prasarana & Pemberdayaan Industri Disperin NTB Aryanti Dwiyani  mengatakan kendala-kendala yang ada di  UPT Logam Kotaraja akan dicarikan solusi. Pihaknya juga melihat besarnya potensi sumber daya  dan peluang daya serap terhadap produk. Karena itu pihaknya siap bergandengan tangan bersama dari berbagai pihak terkait.


Dirinya yakin, peluang baik ini dapat dimaksimalkan dengan dukungan berbagai pihak. ”Program ini tidak bisa satu atau dua kali pertemuan, tetapi harus terus dikawal serta ditindaklanjuti,” imbuhnya.


Dalam rangka menciptakan koneksi antara Investor dengan perajin pada UPT Logam Kotaraja, Disperin NTB bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran Depo Jaya Bangunan sebagai mitra diharapkan dapat menjadi peluang menjalin sinergi dengan mitra-mitra lain di masa yang akan datang.


General Manager Depo Jaya Bangunan Hendrik menyampaikan siap bekerja sama dengan Dinas Perindustrian NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Pihaknya juga bisa ikut melibatkan rekanannya sebagai penyuplai bahan baku. Pada Agustus 2022, Depo Jaya Bangunan telah membuka showroom khusus kebutuhan atap, sehingga kedepannya lebih fokus dalam pengembangan bahan atap. ”Kami tertarik dan akan menindaklanjuti kerja sama ini, siap menampung dan siap distribusi,” kata dia. (nur/r9)

Editor : Galih Mps
#Disperin NTB