Bisnis Sport Tourism Golf Berpotensi Tumbuh Besar di Lombok

Galih Mps • Dipublikasikan Kamis, 4 Mei 2023 | 19:30 WIB
KOLABORASI: Ketua Japnas NTB I Made Agus Ariana (kiri) dan General Manager Lombok Golf Kosaido Country Club (LGKCC) Supriadi Mawardi usai membahas pengembangan sport tourism golf, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POT)
KOLABORASI: Ketua Japnas NTB I Made Agus Ariana (kiri) dan General Manager Lombok Golf Kosaido Country Club (LGKCC) Supriadi Mawardi usai membahas pengembangan sport tourism golf, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POT)

MATARAM-Uang yang dikeluarkan dari pariwisata olahraga (sport tourism) golf tidaklah sedikit. Ini memunculkan peluang baik dalam upaya mendongkrak perputaran uang. ”Bagus ini untuk dikembangkan,” kata Ketua Umum Pengurus Wilayah Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) NTB I Made Agus Ariana pada Lombok Post di kantornya, Rabu (3/5).


Dikatakan pengembangan olahraga golf dari sisi bisnis bisa disandingkan dengan sport tourism NTB lainnya. Baik itu seperti otomotif, trail, sepeda, lari, triathlon, menyelam.


Namun memang tidak serta merta semua sport tourism yang ada bisa cepat berdampak langsung secara luas ke semua sektor. Memang butuh proses. ”NTB ada peluang itu,” terangnya.


Dia menggambarkan, untuk olahraga golf di daerah lainnya di Indonesia, pemain bisa mengeluarkan jutaan rupiah sekali main. ”Kalau daerah besar lainnya di Indonesia lapangan golf minim, tapi peminat banyak. Harusnya ini bisa menjadi peluang yang ditangkap untuk mendatangkan pemain dan peminat golf itu bermain di Lombok,” tuturnya.


Bila peminat golf bermain di Lombok pasti tidak akan hanya bermain golf. Daerah ini menyuguhkan tempat pariwisata yang banyak dan bisa menjadi suguhan tersendiri dan tambahan potensi perputaran ekonomi. ”Golf di Lombok, olahraga dapat, wisata dapat,” tambahnya.


Sementara itu, General Manager Lombok Golf Kosaido Country Club (LGKCC) Supriadi Mawardi mengatakan golf bukan hanya untuk kalangan kelas menengah atas saja. Semua kalangan bisa bermain tentunya dengan suguhan pariwisata privat yang dihadirkan. ”Main golf itu tidak langsung identik dengan high class, main golf murah. Kita menyiapkan paket-paket murah mulai dari Rp 350 ribuan bisa bermain golf,” tambahnya.


Baginya, main golf di Lombok tidak mahal. Beda dengan daerah lainnya yang bisa jutaan sekali main. Pemain golf yang datang biasanya ada kunjungan bisnis, ada event besar penunjangnya, dan perusahaan yang aktif dalam penyelenggaraan event. ”Kami selalu berbenah agar tamu tidak hanya dari Lombok, namun bisa mendatangkan juga dari luar baik dari Bali, Jakarta, dan daerah lainnya,” terang dia.


Dijelaskan pula, kunjungan mulai tumbuh saat ini. Bahkan kini dalam sebulan bisa mencapai kurang lebih 500-1.000 pemain. Ini juga terbantu karena lokasi yang dekat dengan Bali dan Gili Matra. Jadi cukup dengan speed boat bisa langsung main golf di Lombok Golf Kosaido Country Club dekat Pantai Sire Lombok Utara. ”Kalau kita lihat, ada beberapa tamu pemain golf sudah datang kembali beberapa kali. Akses yang mudah ini sangat membantu kunjungan,” kata dia. (nur/r9)

Editor : Galih Mps
golf Sport Tourism