LombokPost-Gencarnya seruan untuk memboikot produk-produk terindikasi Pro Israel dinilai akan bisa membawa dampak langsung dan jangka pendek. Menggemanya seruan ini untuk memberikan dukungan kepada Palestina dan mengecam serta mengutuk aksi Israel di Gaza.
”Tentunya ini jangka pendek akan berpengaruh,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB Berry Arifsyah Harahap.
Ini kemungkinan dampaknya tidak untuk jangka panjang. Dimana sejarahnya saat ada seruan pemboikotan ini tentunya hanya sentiment. Namun jangka panjang seperti melihat periode-periode sebelumnya akan kembali normal.
”Mungkin butuh waktu kembali normal dan ini tantangan bagi dunia usaha yang mengelola produk tersebut bagaimana agar tetap bisa berlanjut,” terangnya.
Menurutnya ini memang terus terang sentiment terhadap Israel ini agak tinggi belakangan ini. Khususnya di Indonesia pada periode saat-saat ini. Produk-produk yang diboikot ini memang memiliki pangsa pasarnya sendiri.
”Mudah-mudahan nanti sudah ada kejelasan dalam beberapa bulan kedepan. Sehingga sentiment ini akan semakin mereda yang bisa menyebabkan kembali konsumen untuk melakukan pembelian. Saya perkirakan tidak akan panjang dan akan mereda,” imbuhnya.
Bahkan kini warganet banyak membagikan produk-produk yang terindikasi pro Israel di berbagai platform media sosial. Bahkan aksi ini terus mendapatkan sambutan hangat dari berbagai kalangan lapisan masyarakat yang ingin memberikan dukungannya ke Palestina. Bahkan warga pun melakukan aksi turun jalan sebagai upaya dukungan tersebut. (nur)
Editor : Redaksi Lombok Post