Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disperin NTB Fasilitasi Pengembangan Usaha IKM dan UMKM Babakan

Galih Mega Putra S • Rabu, 22 November 2023 | 09:55 WIB
FASILITASI: Kepala Disperin NTB Nuryanti (tengah) menyerap permasalahan yang disampaikan pelaku IKM dan UMKM Babakan, Kota Mataram, pekan lalu.(DISPERIN NTB FOR LOMBOK POST)
FASILITASI: Kepala Disperin NTB Nuryanti (tengah) menyerap permasalahan yang disampaikan pelaku IKM dan UMKM Babakan, Kota Mataram, pekan lalu.(DISPERIN NTB FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Kelurahan Babakan, Kota Mataram memiliki banyak pelaku industri kecil menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Mulai dari usaha atau industri kuliner hingga perbengkelan dan mesin.

Usaha-usaha ini rata-rata sudah memiliki legalitas. Seperti nomor induk berusaha (NIB), label halal, dan lainnya. Meski begitu, ada juga beberapa permasalahan yang butuh penyelesaian. Terutama mengenai pengembangan usaha atau industri ini menjadi lebih besar.

Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) NTB Nuryanti mengatakan, pihaknya bertugas memfasilitasi semua IKM maupun UMKM di NTB. Terutama dalam hal pembinaan dan pengembangan usaha.

Seperti mengenai legalitas usaha, pengemasan yang baik sehingga produk produk yang ada di Kelurahan Babakan ini tidak kalah kualitasnya dengan produk yang ada di pusat perbelanjaan. ”Mengingat banyaknya komoditas yang ada di Kelurahan Babakan ini membuat kami semakin semangat untuk mendampingi hingga menuju perubahan yang signifikan,” jelasnya.

Potensi yang ada di Kelurahan Babakan menurutnya bisa menjadi role model bagi IKM di desa/kelurahan lainnya di NTB. Disperin sangat terbuka jika ada dari masyarakat yang ingin melakukan konsultasi agar lebih berkembang usahanya. ”Kami punya UPT Balai Kemasan yang siap membimbing dan melatih potensi yang ada” ujarnya.

Dikatakannya, ada beberapa permasalahan yang dihadapi IKM dan UMKM di Kelurahan babakan. Di antaranya, akses permodalan, air bersih, listrik bagi masyarakat kurang mampu. Lalu pengemasan produk UMKM, standarisasi produk UMKM hingga pemasaran.

Menjawab permasalahan tersebut, pihaknya berkomitmen untuk berkoordinasi dengan OPD terkait. Selain itu juga mempersiapkan strategi khusus dalam penyelesaiannya. Sebagai langkah konkret yang dilakukan, dirinya mendata dan meminta para IKM maupun masyarakat untuk turut melaporkan ke UPT Balai Kemasan. ”Kami akan melakukan kunjungan berkala untuk melihat sejauh mana perkembangan yang sudah dilakukan bersama,” tandasnya. (fer/r9)

Editor : Rury Anjas Andita
#UMKM #babakan #ikm