
LombokPost - Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram mulai memperketat pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Sebanyak 36 personel yang terbagi dalam enam tim diterjunkan untuk menyisir puluhan titik lokasi penjualan hewan kurban di enam kecamatan se-Kota Mataram.
Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram Johari mengatakan, hingga saat ini tercatat ada sekitar 70 titik lokasi pedagang hewan kurban yang telah terdata.
Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 65 lokasi.
“Pemeriksaan kami lakukan menyeluruh, mulai dari fisik hingga syarat syar’inya. Kita pastikan hewan tidak cacat, mata bening, kulit sehat, dan sudah cukup umur atau gigi sudah tanggal,” kata Johari, di sela-sela pengecekan hewan qurban.
Baca Juga: Abdul Rauf, Dampingi Penjual Hewan Qurban
Pihaknya menegaskan, fokus utama pemeriksaan tahun ini adalah mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) serta penyakit Antraks.
Berdasarkan hasil pantauan sementara di lapangan, kondisi hewan kurban di Mataram sejauh ini dinyatakan aman dan bebas dari penyakit menular tersebut.
“Yang paling kita waspadai adalah PMK dan Antraks. Alhamdulillah, sejauh ini semuanya aman. Secara fisik normal, tidak ada yang pincang, dan mata utuh semua,” tegasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




