Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Abdul Rauf, Dampingi Penjual Hewan Qurban

U
Penulis: Umar Wirahadi❯
Anggota DPRD NTB Abdul Rauf (Dok. Lombok Post)
Anggota DPRD NTB Abdul Rauf (Dok. Lombok Post)

Advertisement

LombokPost — Kesibukan anggota DPRD NTB Abdul Rauf selalu bertambah menjelang Hari Raya Idul Adha seperti sekarang. Bukan karena menjadi petugas haji.

Namun sebagai pendamping peternak dan penjual hewan kurban.

Ia aktif melakukan kunjungan ke sejumlah kandang sapi kurban milik warga NTB yang berjualan di wilayah Jabodetabek.

Khususnya warga Bima dan Dompu. Yaitu di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Di wilayah tersebut, ia selalu keliling ke setiap lapak penjualan hewan milik warga Mbojo.

Advertisement

"Orang Bima ini banyak yang jualan sapi di Jabodetabek. Jadi selalu saya dampingi," kata Abdul Rauf kepada Lombok Post.

Ia merasa terpanggil untuk mendampingi para peternak dan pedagang sapi hewan kurban. Mulai dari membantu pemasaran hingga berkomunikasi dengan para calon pembeli.

 "Termasuk ke panitia penyembelihan hewan kurban di masjid-masjid Jabodetabek. Saya komunikasi ke mereka supaya tersambung dengan warga kita yang jualan sapi," tutur Rauf.

Komunikasi juga ia lakukan ke pemerintah daerah setempat. Agar pemda di Jabodetabek juga  memperhatikan mekanisme pasar tetap sehat, adil, dan saling menguntungkan antara pembeli dan penjual.

Pendampingan ini dilakukan murni sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan dan keuntungan peternak serta pedagang sapi asal NTB.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jajanan Tradisional Tak Lekang oleh Zaman, Lebih Higienis dan Premium lewat Pengemasan

Jajanan Tradisional Tak Lekang oleh Zaman, Lebih Higienis dan Premium lewat Pengemasan

Di tengah menjamur makanan kekinian yang silih berganti viral di media sosial, jajanan tradisional tetap memiliki ruang di hati masyarakat.

Lobar Cari Jalan Keluar Anomali Anggaran Rp 82 Miliar 

Lobar Cari Jalan Keluar Anomali Anggaran Rp 82 Miliar 

Mengingat sisa waktu anggaran yang terbatas, pergeseran anggaran sulit dilakukan karena terbentur aturan kedaruratan yang ketat.

NasDem Lombok Barat Tepis Isu PAW Syukur, Optimistis Tambah Kursi di Pemilu 2029

NasDem Lombok Barat Tepis Isu PAW Syukur, Optimistis Tambah Kursi di Pemilu 2029

DPD Partai Nasdem Kabupaten Lombok Barat (Lobar) membantah keras isu adanya pergantian antar waktu (PAW) kader nasdem di DPRD Lobar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer