Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Allhamdulillah, Harga Beras di Pasar Tradisional Mulai Turun

Galih Mega Putra S • Jumat, 15 Maret 2024 | 18:50 WIB
MINIMALISIR KERUGIAN: Salah satu agen beras di Pasar Mandalika, Kota Mataram.(FERIAL/LOMBOK POST)
MINIMALISIR KERUGIAN: Salah satu agen beras di Pasar Mandalika, Kota Mataram.(FERIAL/LOMBOK POST)

LombokPost-Harga beras di sejumlah pasar perlahan turun.

Seperti di Pasar Mandalika, Kota Mataram, harga jual beras kini turun menjadi Rp 14 ribu per kilogram.

”Menurut informasi sudah turun,” ujar salah satu agen beras di Pasar Mandalika, Dayu, Kamis (14/3).

Dikatakannya, meski mengalami penurunan, pihaknya belum berani mendatangkan stok baru.

Pihaknya memilih untuk menjual habis beras stok lama saat ini.

”Karena modalnya mahal,” sambungnya.

Meski sudah ada penurunan harga, Dayu mengaku masih menjual dengan harga lama.

Hal ini lantaran pihaknya ingin menghabiskan semua stok beras sebelumnya, untuk meminimalisir kerugian.

”Stok kita masih ada sekitar dua ton lebih, ada juga kita ambil dari Bulog,” bebernya.

Beras dengan berat 25 kilogram dijual Rp 390-400 ribu.

Harga ini pun diakuinya sudah sedikit merugi, sebab harga modalnya di atas Rp 400 ribu per 25 kilogram.

”Harga beras premium Rp 16 ribu per kilogram,” kata Dayu.

Meski harga beras turun, jumlah pembeli diakuinya juga ikut menurun.

Berbeda ketika harga beras sedang mahal, banyak konsumen yang datang membeli.

Penurunan harga beras ini dikatakan Dayu lantaran sejumlah daerah di NTB sudah mulai melakukan panen raya. Salah satunya seperti di Lombok Tengah.

”Saya lihat di sana sudah banyak yang panen,” ucapnya.

Selain panen raya, kegiatan operasi pasar (OP) yang dilakukan Bulog dan Pemprov NTB ikut berpengaruh menurunkan harga beras.

Begitu juga dengan adanya bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. ”Itu juga berpengaruh,” tandasnya.

Penurunan harga beras ini tentunya disambut baik masyarakat.

Terlebih kenaikan harga beras ini berlangsung cukup lama.

Salah satu warga Kota Mataram, Irnawati berharap harga beras ini tidak lagi mahal dan stoknya tetap tersedia di pasar. ”Semoga selanjutnya harga beras tidak naik lagi,” harapnya. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#Beras #pasar #Mataram