Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ujian Bahasa Jerman SMAN 3 Mataram Tembus Standar Internasional

J
Penulis: Jay❯
GO INTERNASIONAL: Puluhan siswa mengikuti ujian bahasa Jerman didampingi pengawas dan tim penguji dari Goethe Institut Indonesia di SMAN 3 Mataram, Rabu lalu (29/4).
GO INTERNASIONAL: Puluhan siswa mengikuti ujian bahasa Jerman didampingi pengawas dan tim penguji dari Goethe Institut Indonesia di SMAN 3 Mataram, Rabu lalu (29/4).

Advertisement

 

LombokPost - Ujian bahasa Jerman SMAN 3 Mataram (Smanti) kembali menunjukkan kualitas. Program “Fit in Deutsch A1 & A2 Prüfungen” Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung tertib dan profesional.

Sebanyak 21 siswa mengikuti ujian dengan penuh semangat, didampingi pengawas serta tim penguji dari Goethe Institut Indonesia.

Advertisement

Kepala SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum mengatakan, ujian bahasa Jerman merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi bahasa asing siswa. Sertifikasi internasional tersebut dinilai membuka peluang lebih luas untuk bersaing di level global.

“Ujian bahasa Jerman SMAN 3 Mataram ini bukan sekadar evaluasi, tetapi pintu menuju peluang internasional. Siswa bisa meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus memperluas wawasan global,” ujarnya.

Advertisement

Smanti telah 18 tahun menjadi sekolah mitra program PASCH (Sekolah Mitra Menuju Masa Depan) sejak 18 November 2008. Program tersebut menjadi fondasi keberhasilan ujian bahasa Jerman hingga diakui secara internasional.

Hasilnya, sejumlah alumni kini berkarier di Jerman. Sebagian bekerja sebagai perawat, sementara lainnya di bidang gastronomi, perhotelan, hingga teknologi informasi. Bahkan, ada alumni yang menjadi pengajar bahasa Jerman di Goethe Institut Indonesia setelah menyelesaikan studi S2 di Universitas Gadjah Mada.

Sertifikat A2 dari ujian bahasa Jerman Smanti juga membuka akses ke berbagai perguruan tinggi ternama. Alumni diterima di Universitas Indonesia, IPB, hingga Universitas Brawijaya. Ada pula yang melanjutkan studi bahasa Jerman di Universitas Negeri Malang dan Universitas Surabaya.

Di tengah pelaksanaan, penguji menilai fasilitas ujian di SMAN 3 Mataram sangat representatif. Sekolah ini bahkan direncanakan menjadi pusat ujian untuk level lebih tinggi seperti B1 dan B2.

Yuspita mengatakan, peluang tersebut akan menguntungkan masyarakat NTB. Ke depan, warga dapat mengikuti sertifikasi internasional tanpa harus ke Jakarta, sehingga lebih hemat biaya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer