LombokPost-Rudi Sulistyo dikukuhkan sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB yang baru, Jumat (12/7).
Pengukuhan tersebut dilakukan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK RI Dian Ediana Rae.
PJ Gubernur NTB Mayjen TNI (Purn) Hassanudin berharap Kepala OJK NTB yang baru bisa menjalankan amanah dengan baik, penuh dedikasi, integritas dan profesional.
Dirinya juga berharap bisa membawa NTB semakin berkembang dan menjawab tantangan yang ada di OJK.
OJK memiliki peranan penting dalam menjaga kestabilan keuangan, melindungi konsumen, serta mendorong sektor jasa keuangan yang sehat.
Sebab itu, kehadiran pimpinan OJK yang baru diharapkan bisa memberikan kontribusi yang signifikan.
”Serta mencapai apa yang sudah ditargetkan,” ujarnya.
Menurutnya, NTB menyimpan banyak potensi ekonomi besar. Baik itu sektor perbankan, pertanian, perikanan, dan sektor-sektor lainnya.
Pada 2022, hasil survei nasional inklusi keuangan menempatkan NTB sebagai provinsi dengan indeks di angka 49,68 persen.
”Karena memang NTB konsisten dan di atas rata-rata nasional, ini luar biasa,” katanya.
”Dengan indeks keuangan yang baik ini maka akan banyak keuntungan yang dapat kita peroleh,” imbuhnya.
Keuntungan yang dimaksud yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan pemahaman finansial serta perencanaan keuangan yang lebih baik.
Perkembangan ekonomi daerah dengan pertumbuhan ekonomi stabil, serta masyarakat melek finansial.
Kemudian, penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan, di mana akses masyarakat untuk pelayanan keuangan akan lebih terbuka dan terarah. Kestabilan keuangan daerah dengan pengelolaan rasio ketahanan ekonomi yang lebih baik.
Selain itu, penguatan sistem keuangan konsumen yang berinformasi dan masyarakat yang melek keuangan sampai ke pelosok. Serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam keputusan ekonomi dari kebijkan publik.
”Secara garis besar berbagai keuntungan kita peroleh, indeks keuangan NTB yang tinggi ini dapat menciptakan ekonomi ekslusif, lebih adil dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tandasnya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK RI Dian Ediana Rae berharap, pengukuhan ini bisa mendorong kerja lebih baik lagi.
”Target-targetnya juga cukup berat, jadi harus siap-siap,” ujarnya.
Pesan dia, pemimpin harus mampu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik.
”Dengan demikian sinergitas yang baik antara OJK bersama seluruh stakeholder akan mendukung lingkungan kerja yang kondusif dan produktif,” terangnya.
Dian mengatakan, kantor OJK daerah harus bisa meningkatkan kontribusi dalam jasa keuangan.
Hal itu dalam rangka pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
”Saya berpesan kepada seluruh jajaran OJK agar bekerja penuh integritas, dedikasi, profesionalisme serta menumbuhkan komitmen yang kuat,” pungkasnya. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida