LombokPost--NTB Mall yang dikelola UPTD Balai Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Daerah (BP3UD) Disdag NTB terus menarik perhatian berbagai daerah lainnya di Indonesia.
Terbaru, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) datang melakukan studi tiru.
Mereka ingin belajar mengenai pengelolaan produk kerajinan atau kriya.
Dalam kunjungan tersebut, NTB menghadirkan dua pelaku UMKM kriya yang telah memiliki jangkauan pasar yang luas yakni owner Lombok Pearls Hj Riana Meilia, dan owner Mawar Ketak, Zainuri.
Kepala Seksi Promosi UPTD BP3UD Disdag NTB Sri Hidayati memperkenalkan NTB Mall sekaligus produk UMKM di dalamnya pada Pemkab Sabu Raijua.
Dikatakannya, NTB Mall merupakan wadah fasilitasi promosi dan pemasaran bagi seluruh UMKM di NTB.
”Kami memfasilitasi dan membina UMKM, baik dari segi kualitas maupun legalitas produk hingga para pelaku UKM dapat naik kelas,” jelasnya.
Di dalam NTB Mall terdapat belasan ribu produk UMKM NTB. Mulai dari UMKM kuliner, fesyen, kriya, mutiara, hingga skincare lokal NTB.
Selain sebagai fasilitator promosi dan pemasaran UMKM, NTB Mall juga berkembang menjadi pusat edukasi produk lokal.
Banyak sekolah, baik negeri maupun swasta datang melakukan studi lapangan terkait produk-produk lokal.
”Ini merupakan upaya untuk menanamkan rasa cinta produk lokal, sejalan dengan program bela beli produk lokal yang digaungkan selama ini,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sabu Raijua Merry CH Moru berterima kasih atas sambutan baik dari Pemprov NTB.
Terlebih lagi dengan hadirnya perwakilan UMKM yang membagikan ilmu dan pengalaman mengelola kriya.
”Ada banyak hal menarik yang kami didapatkan di sini, dan bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan juga di daerah kami nantinya, baik itu kriya dan produk UMKM lainnya,” kata Merry. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida