Penjualan Otomotif Nasional Turun, Pasar Honda di NTB Tumbuh Dua Persen

Geumerie Ayu • Dipublikasikan Senin, 7 Oktober 2024 | 13:55 WIB
PAMERAN MOBIL: Honda WR-V, salah satu unit mobil Honda yang ditampilkan dalam event FestiPark Lombok, di atrium Lombok Epicentrum Mall, Jumat (4/10).
PAMERAN MOBIL: Honda WR-V, salah satu unit mobil Honda yang ditampilkan dalam event FestiPark Lombok, di atrium Lombok Epicentrum Mall, Jumat (4/10).

LombokPost--Kondisi market otomotif roda empat di Indonesia mengalami penurunan pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut salah satunya dampak ketidakstabilan ekonomi secara nasional.

”Untuk market otomotif kalau kita lihat tahun ini, dibandingkan tahun kemarin memang ada penurunan,” ujar Calvin, area sales and dealer development manager Honda Surabaya Center.

Meski ada penurunan market, namun Calvin mengatakan kondisi di Lombok, NTB cukup unik.

Tidak seperti area lain yang penurunannya cukup dalam. Sejak Januari hingga September 2024, kondisi market Honda Indonesia di Lombok masih bisa dikatakan bertumbuh.

Pertumbuhannya (growth) itu berada di kisaran dua persen.

”Bahkan secara jumlah unitnya pun, bisa dibilang kita tidak turun dibandingkan tahun kemarin,” sambungnya.

Berdasarkan capaian tersebut, pihaknya masih optimis kondisi pasar di Lombok akan terus positif.

Untuk saat ini, Calvin membeberkan jika pihaknya berupaya mempertahankan marketplace. Juga mempertahankan posisi, hingga menjaga dan meningkatkan penjualan unit.

”Apalagi tahun ini sudah mau menjelang akhir tahun,” katanya.

Dikatakannya, Honda memiliki sejumlah produk dengan kontribusi penjualan yang cukup baik.

Di antaranya, unit Honda Brio, Honda XR-V, Honda WR-V, Honda BR-V N7X, dan lainnya. Di antara semua unit tersebut, Honda Brio memiliki kontribusi sebesar 52 persen.

Baca Juga: Kantongi Sertifikat HACCP, Tiga IKM NTB Didorong Jadi Suplayer Program OPD

Kemudian Honda XR-V 13 persen, dan Honda WR-V 11 persen. ”Setelah itu baru unit N7X dan lainnya,” ucapnya.

”Untuk produk baru, kita masih belum sekarang tapi kita sudah siapkan dan direncanakan tahun depan ada beberapa produk baru akan masuk,” beber Calvin.

Berdasarkan tren setiap tahunnya, peminat pembelian mobil mengalami peningkatan saat momen akhir tahun.

Sebab itu, pihaknya benar-benar memanfaatkan peluang tersebut dengan program menarik.

Seperti pameran FestiPark yang digelar di tujuh kota di Indonesia, beberapa hari lalu. ”Kami benar-benar memanfaatkan peluang ini,” tandasnya.

Salah satu pengunjung event FestiPark Lombok Idham mengatakan, dirinya merasa terkesan dengan event tersebut. Hal itu lantaran ada banyak hal menarik yang bisa didapatkan.

Mulai dari penawaran untuk pembelian unit hingga kegiatan menarik yang bisa dinikmati bersama keluarga.

”Mau lihat-lihat dulu, kalau cocok InsyaAllah dibeli,” katanya. (fer/r9)

 

Editor : Kimda Farida
Honda Indonesia otomotif NTB