Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BI NTB Gencarkan Promosi Investasi dan Perdagangan NTB di Dalam Maupun Luar Negeri

nur cahaya • Kamis, 31 Oktober 2024 | 15:00 WIB

 

CAPACITY BUILDING: Para peserta kegiatan capacity building Tim Promosi Ekonomi Daerah (TPED), di aula serbaguna Kantor BI NTB.
CAPACITY BUILDING: Para peserta kegiatan capacity building Tim Promosi Ekonomi Daerah (TPED), di aula serbaguna Kantor BI NTB.
LombokPost-Bank Indonesia (BI) NTB berkomitmen terus mendukung promosi investasi dan perdagangan dalam berbagai sektor unggulan NTB.

Perikanan kelautan, pertanian/agroindustri, pariwisata, dan energi terbarukan menjadi fokus utamanya.

”Kegiatan promosi ini dilakukan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dengan tujuan untuk menarik lebih banyak investor ke wilayah NTB,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI NTB Berry Arifsyah Harahap.

Dijelaskannya, pada bulan Mei dan Juni 2024, ada dua proyek investasi yang menonjol telah terpilih untuk dipromosikan di luar negeri.

Di antaranya, Proyek Solar PV di Tokyo, Jepang, dan Proyek Wind Power Plant di Oslo, Norwegia. Proyek Solar PV juga dipromosikan dalam acara Trade, Tourism, and Investment (TTI) di Amsterdam, Belanda Mei lalu.

Hasil evaluasi dari kegiatan promosi investasi menunjukkan beberapa perhatian dari calon investor. Baik dari dalam maupun luar negeri.

Dua isu utama yang menjadi perhatian, yakni kelaikan finansial dari proyek investasi, serta kualitas dan kontinuitas produk yang ditawarkan.

Untuk menarik minat investor lebih lanjut, Berry menilai dukungan dari pemerintah daerah sangat penting.

Penyediaan lahan yang memadai, proses perizinan yang mudah, serta berbagai insentif menjadi faktor pendorong yang menarik bagi investor.

Memperkuat kapasitas promosi ekonomi daerah, BI NTB mengadakan kegiatan Capacity Building untuk Tim Promosi Ekonomi Daerah (TPED).

Kegiatan ini melibatkan narasumber dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Investasi, yang diharapkan dapat memberikan wawasan berharga dalam perumusan kebijakan di tingkat daerah.

Sebagai bagian dari upaya memperluas ekspor, Bank Indonesia telah berhasil melepas komoditas Home Decor Anyaman Rotan ke Jerman sebanyak dua kontainer, September lalu.

Selain itu, pada November akan dilakukan ekspor kemiri.

”Termasuk fasilitasi perizinan ekspor, business matching, serta pengiriman sampel dari UMKM,” sambungnya.

Perekonomian NTB pada triwulan II tahun 2024 tercatat tumbuh terakselerasi 11,06 persen (yoy).

Peningkatannya signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan I sebesar 4,57 persen (yoy).

Pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh investasi yang tetap positif, tumbuh 2,32 persen (yoy).

Sedangkan ekspor mengalami lonjakan hingga 967,96 persen (yoy) berkat optimalisasi kuota ekspor tembaga.

Serta dampak dasar dari pembatasan ekspor tambang pada triwulan II tahun 2023.

Lebih lanjut dikatakan Berry, BI NTB terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Hal itu dilakukan melalui promosi investasi dan perdagangan serta ekspor produk unggulan.

”Sehingga mampu meningkatkan cadangan devisa, dan kemudian berdampak pada penyerapan tenaga kerja,” tandasnya. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#UMKM #investasi #Investor #BI #NTB #fasilitasi