SATE Rembiga merupakan salah satu kuliner legendaris di NTB, tepatnya Lombok.
Makanan olahan daging sapi yang dibakar dengan bumbu khas ini diminati berbagai kalangan.
Termasuk wisatawan nusantara maupun mancanegara.
-----------------------
Salah satu IKM yang memproduksi kuliner legendaris ini adalah Sate Rembiga Goyang Lidah.
IKM ini bahkan sukses mencuri perhatian dalam kegiatan Ite Begawe Fest 2024 pada 6-8 Desember lalu.
IKM milik Muslehudin ini pun dinobatkan sebagai salah satu champion Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2024 kategori makanan dan minuman.
Kesuksesan ini tidak datang secara instan.
Usaha yang digeluti Muslehudin ini berawal dirinya menekuni resep otentik milik Hj Napisah. Menggunakan konsep lapak mingguan, dia mulai menjual sate Rembiga di area parkir Udayana, dekat Monumen Bumi Gora.
”Awalnya jualan lapak mingguan di area parkir Udayana,” ujarnya.
Kemudian, usaha ini berkembang dengan membuka lapak di beberapa lokasi strategis. Seperti di Jalan Panjitilar, Lapangan Perum Pagutan Permai setiap Ramadan, hingga Jalan Halmahera.
Seiring berjalannya waktu, Muslehudin mulai melayani pesanan secara online.
Tujuannya untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
”Sate Rembiga Goyang Lidah memiliki cita rasa gurih, manis, dan pedas yang khas, sesuai dengan bahan-bahannya,” sambungnya.
Seiring perkembangan pasar, Sate Rembiga Goyang Lidah mulai berinovasi lebih maju. Kuliner ini hadir dalam kemasan modern berupa vakum dan steril.
Sehingga lebih memudahkan konsumen membawa produk ke luar daerah dan sebagainya.
”Sate Rembiga Goyang Lidah saat ini merupakan satu-satunya Sate Rembiga yang tersedia dalam kemasan modern,” katanya.
Kemasannya terdiri dari dua bagian. Di antaranya, kemasan primernya menggunakan aluminium retort dan kemasan sekundernya menggunakan kertas retort.
Kemasan ini telah teruji dan dapat bertahan hingga enam bulan dalam suhu ruangan.
Sate Rembiga Goyang Lidah ini juga menjadi salah satu produk best seller di NTB Mall.
Banyak wisatawan menjadikannya sebagai pilihan buah tangan. Selain itu, produk ini bahkan telah diekspor ke sejumlah negara. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida