Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lalu Iqbal Kunjungi BI NTB, Diskusikan Situasi Moneter Terkini

nur cahaya • Kamis, 19 Desember 2024 | 22:46 WIB

 

DISKUSI: Calon Gubernur NTB Suara Terbanyak Pilgub NTB 2024 Lalu Muhammad Iqbal (tengah) usai berdiskusi dengan jajaran BI NTB di Mataram, Selasa malam (17/12).
DISKUSI: Calon Gubernur NTB Suara Terbanyak Pilgub NTB 2024 Lalu Muhammad Iqbal (tengah) usai berdiskusi dengan jajaran BI NTB di Mataram, Selasa malam (17/12).
 

 

LombokPost-Calon Gubernur NTB Suara Terbanyak Pilgub NTB Lalu Muhammad Iqbal mengunjungi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) NTB, Selasa malam (17/12). Dalam kunjungan tersebut, Iqbal mendiskusikan sekaligus membahas situasi perekonomian, khususnya keuangan terkini NTB. ”Waktu saya jadi dubes (duta besar), biasanya tiga bulan sekali briefing dari BI London mengenai situasi keuangan global,” ujarnya.

Kata Iqbal, hal serupa juga dilakukannya dengan datang belajar dari BI mengenai situasi moneter NTB. Dirinya berencana akan mentradisikan tiap tiga bulan sekali BI NTB memberi briefing Pemprov NTB terkait situasi ekonomi terkini. ”Karena itu akan menjadi referensi dalam melakukan pekerjaan kita, dunia kita sekarang ini semakin global,” sambungnya.

”Apa yang terjadi di Brasil sana bisa saja berdampak ke kita juga,” imbuhnya mencontohkan.

Mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini melanjutkan, dirinya juga berdiskusi terkait tiga IN (Investasi, Inklusi, dan Investasi). Hal tersebut menjadi salah satu prioritasnya nanti, terutama bagaimana pelibatan masyarakat di dalam perekonomian daerah. ”Karena arah kita ke depan ekonomi ini adalah pemberdayaan, jadi tidak sekadar mencukupi kebutuhan makannya tetapi memberdayakan mereka supaya bisa cari makan sendiri,” terangnya.

”Ternyta banyak sekali hal-hal yang sudah dilakukan BI, inisiatif-inisiatif bagus termasuk inkubasi di pelaku UMKM. Jadi ke depannya, bisa kita kolaborasi lebih banyak dengan BI NTB,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga mendapatkan penjelasan terkait proyeksi penurunan pertumbuhan ekonomi di 2025. Hal itu terjadi lantaran faktor-faktor di lingkungan global. ”Kita mempelajari tadi elemen-elemennya, jadi kita tahu bagaimana memitigasinya nanti,” tandasnya.

Kepala KPwBI NTB Berry Arifsyah Harahap mengatakan, Iqbal memiliki tujuh program utama. Program-program tersebut memiliki kesamaan dengan apa yang telah BI laksanakan di NTB. ”Seperti mendorong Investasi, terus pertanian, kemudian inklusi, investasi, dan inflasi,” ujarnya.

Berry menjelaskan, pihaknya menyampaikan beberapa resiko turunnya pertumbuhan ekonomi NTB karena kondisi global. Kemudian kondisi ekonomi domestik karena ada pelemahan permintaan rumah tangga. ”Jadi untuk mengatasi itu kita bilang bahwa kita perlu meningkatkan perioritas sektor pertanian. Karena sektor pertanian ini memiliki porsi yang besar ekonominya di NTB, sekitar 23 persen,” jelasnya.

Untuk meningkatan panen petani dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi pertanian. Seperti penggunaan bibit unggul, pupuk organik yang bisa diolah petani, dan lainnya. ”Sehingga (biaya produksi, Red) bisa lebih murah,” sambungnya.

Kata Berry, Iqbal juga menyampaikan beberapa pandangan terhadap apa yang diusulkan BI, termasuk soal pertanian. Iqbal menyetujui perlunya pengembangan komoditas yang memiliki nilai tinggi. Seperti vanili, kemiri, jahe, dan lainnya. ”Jadi banyak yang sejalan sebenarnya,” tuturnya. (fer/r9)

Editor : Redaksi Lombok Post
#duta besar #Gubernur #calon #BI #Keuangan #global #Ekonomi #iqbal #pemprov #NTB