Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wali Kota Bima Ingatkan Dana BOS-BOP Harus Dikelola Transparan

J
Penulis: Jelo Sangaji❯
Wali Kota Bima HA Rahman menyampaikan sambutan saat rapat koordinasi pengelolaan dana BOS dan BOP tingkat TK, SD, dan SMP Negeri se-Kota Bima di aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Senin (11/5).
Wali Kota Bima HA Rahman menyampaikan sambutan saat rapat koordinasi pengelolaan dana BOS dan BOP tingkat TK, SD, dan SMP Negeri se-Kota Bima di aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Senin (11/5).

Advertisement

LombokPost-Wali Kota Bima HA Rahman menegaskan pentingnya pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Dia meminta seluruh kepala sekolah dan bendahara BOS memastikan penggunaan anggaran benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.

“Pastikan setiap rupiah dipertanggungjawabkan dengan baik. Dana BOS harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kualitas pendidikan, termasuk peningkatan kompetensi guru dan kebutuhan peserta didik,” tegas wali kota saat menghadiri rapat koordinasi pengelolaan dana BOS dan BOP tingkat TK, SD, dan SMP Negeri se-Kota Bima di aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Senin (11/5).

Selain pengelolaan anggaran, Aji Man sapaan wali kota juga menekankan pentingnya peran guru dalam membangun mental dan cita-cita generasi muda.

Para kepala sekolah dan tenaga pendidik diminta pula lebih dekat dengan siswa serta memahami kondisi dan potensi setiap anak didik. “Guru harus mengetahui kondisi anak didiknya. Anak-anak kita harus didorong untuk berani bercita-cita dan memiliki keyakinan untuk meraih masa depan,” ujarnya.

Advertisement

Aji Man menyampaikan komitmennya memberikan perhatian kepada tenaga pendidik, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paro Waktu. "Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Bima memberikan tambahan gaji bersumber dari APBD sebesar Rp 500 ribu di luar dana BOS bagi PPPK Paro Waktu," sebutnya.

Wali kota mengakui kondisi fiskal daerah saat ini masih terbatas. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memberikan penghargaan terhadap jasa dan dedikasi para tenaga pendidik.

“Walaupun kondisi fiskal daerah sedang terbatas, pemerintah tetap berkomitmen menghargai jasa dan pengabdian para guru, khususnya PPPK Paro Waktu,” pungkasnya. 

Advertisement
Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pelajar Tewas Dikeroyok dan Ditikam di Kota Bima, Lima Remaja Ditangkap

Pelajar Tewas Dikeroyok dan Ditikam di Kota Bima, Lima Remaja Ditangkap

Warga Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, digegerkan dengan penemuan mayat remaja laki-laki di semak-semak

Siswa SMPN 12 Lelamase Keluhkan Kesulitan Akses Jaringan Internet, Pemkot Bima Siapkan Starlink di Lingkungan Sekolah

Siswa SMPN 12 Lelamase Keluhkan Kesulitan Akses Jaringan Internet, Pemkot Bima Siapkan Starlink di Lingkungan Sekolah

Pemkot Bima merespons cepat keluhan masyarakat Kelurahan Lelamase terkait keterbatasan akses internet di SMPN 12 Kota Bima

Kabar Baik! Gaji PPPK Paro Waktu di Bima Mulai Dibayar Bulan Ini

Kabar Baik! Gaji PPPK Paro Waktu di Bima Mulai Dibayar Bulan Ini

Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paro Waktu Pemkab Bima. Gaji yang berbulan-bulan ditunggu segera cair

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer