Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tingkatkan Standar Keamanan Produk Pangan Lokal, Balai Kemasan NTB Lakukan Audit ISO

nur cahaya • Senin, 17 Maret 2025 | 17:45 WIB

 

Produk UMKM dan IKM NTB dengan kemasan bagus di etalase NTB Mall Islamic Center, Mataram.
Produk UMKM dan IKM NTB dengan kemasan bagus di etalase NTB Mall Islamic Center, Mataram.

LombokPost-Dalam memberikan keamanan produk pangan, dilakukan audit ISO 22000:2018 di UPTD Balai Kemasan Produk Daerah (BKPD) NTB.

Audit tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan standar keamanan produk pangan di NTB. 

Kepala Disperin NTB Hj Nuryanti menegaskan pentingnya memahami dan menerapkan standar keamanan pangan sejak dini.

“BKPD telah bekerja keras dalam implementasi standar ini. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga kita siapkan agar lebih optimal,” ujarnya.

Dijelaskan, penerapan ISO 22000:2018 merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah NTB dengan tema Makmur Mendunia.

Salah satu pencapaian yang membanggakan berupa kemasan steril yang telah memenuhi standar internasional.

“Sehingga memberikan kepercayaan diri bagi pelaku industri lokal dalam bersaing di pasar global,” sambungnya. 

ISO 22000:2018 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan (SMKP).

Hal itu bertujuan untuk memastikan keamanan produk pangan dan mengurangi risiko kontaminasi.

Standar ini berfokus pada beberapa aspek utama.

Di antaranya, meningkatkan keamanan pangan dengan mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya pangan.

Meningkatkan kepercayaan konsumenterhadap produk pangan yang diproduksi.

“Serta meningkatkan efisiensi operasional guna mengurangi biaya yang terkait dengan keamanan pangan,” jelasnya. 

Audit ISO 22000:2018 yang dilakukan di NTB terdiri dari dua tahap.

Tahap pertama merupakan audit kecukupan yang memastikan kesiapan sistem manajemen keamanan pangan.

Pada tahap kedua lebih fokus pada implementasi sistem di lapangan.

“Awalnya, ditemukan beberapa ketidaksesuaian dalam penerapan standar, namun setelah melalui berbagai upaya perbaikan, hasil akhir menunjukkan bahwa NTB telah mampu mengimplementasikan ISO 22000:2018 dengan baik,” bebernya. 

Audit tersebut menjadi titik awal bagi Pemprov NTB untuk terus bekerja lebih baik dalam meningkatkan standar keamanan pangan.

Sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.

“Ini bukan hanya tentang IKM yang naik kelas, tetapi juga bagaimana UPTD turut berkembang dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas industri pangan di NTB,” tandasnya. (fer/r6)

Editor : Kimda Farida
#keamanan #produk #Peningkatan #kualitas #kemasan #NTB #implementasi #Pangan