Inflasi Nasional Diproyeksi Terjaga dalam Kisaran Target Bank Indonesia
Nurul Hidayati• Kamis, 8 Mei 2025 | 09:27 WIB
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB saat pemaparan perkembangan perekonomian domestik nasional di Mataram, Rabu (7/5).
LombokPost--Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Berry Arifsyah Harahap, menyampaikan kabar baik terkait proyeksi inflasi nasional.
Menurutnya, inflasi di Indonesia diperkirakan akan tetap berada dalam range yang baik dan cenderung rendah, yakni 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen.
Pernyataan ini memberikan indikasi positif terhadap stabilitas ekonomi nasional.
"Inflasi nasional diperkirakan akan tetap terjaga dalam range target kita, yaitu 2,5 persen plus minus 1 persen," ujar Berry dalam keterangannya di Mataram, Rabu (7/5).
Terjaganya inflasi dalam kisaran target Bank Indonesia merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Berry tidak merinci lebih lanjut faktor-faktor spesifik yang mendasari proyeksi inflasi yang rendah ini.
Namun, pernyataan ini mengisyaratkan kebijakan-kebijakan yang telah ditempuh oleh Bank Indonesia dan pemerintah dinilai efektif dalam mengendalikan tekanan harga.
Proyeksi inflasi yang stabil dan rendah ini tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Inflasi yang terkendali menciptakan kepastian ekonomi, menjaga daya beli konsumen, dan memberikan ruang bagi pertumbuhan investasi.
Bank Indonesia diharapkan akan terus memantau perkembangan inflasi secara cermat dan mengambil langkah-langkah preemptif jika diperlukan untuk memastikan inflasi tetap berada dalam jalur yang diinginkan. (nur)