Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BI NTB Tingkatkan Digitalisasi Keuangan Masyarakat dengan QRIS Experience

Geumerie Ayu • Selasa, 10 Juni 2025 | 09:07 WIB
BI ntb tingkatkan digitalisasi keuangan masyarakat dengan qris experience.
BI ntb tingkatkan digitalisasi keuangan masyarakat dengan qris experience.

LombokPost – Bank Indonesia (BI) NTB terus berupaya melakukan perluasan transaksi digital menggunakan QRIS di tengah masyarakat.

Salah satunya dengan menghadirkan QRIS Experience untuk memberikan pengetahuan terkait digitalisasi keuangan.

BI NTB selalu aktif mengkampanyekan penggunaan QRIS sebagai upaya mendorong peningkatan transaksi digital di masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Ada beragam kegiatan dan inovasi yang dihadirkan sebagai sarana edukasi, salah satunya QRIS Experience ini.

Di Lombok Sharia Festival, semua aktivitas menggunakan QRIS, baik dari sisi penjualan, dan transaksinya.

“Bahkan pendaftaran dari pelaku UMKM semua pake QRIS,” ujar Deputi Kepala BI NTB Andhi Wahyu Riyadno.

Meski tidak menyebut data target transaksi secara spesifik, Andhi mengatakan pihaknya menargetkan penggunaan QRIS di seluruh NTB. “Jadi kalau target spesifik harus lihat datanya statistiknya tapi ini yang jelas menjadi target NTB secara keseluruhan,” terangnya.

“Di booth kami ada QRIS Experience yang menjadi salah satu yang kami dorong di event ini, digitalisasinya,” imbuh Andhi.

BI ntb tingkatkan digitalisasi keuangan masyarakat dengan qris experience
BI ntb tingkatkan digitalisasi keuangan masyarakat dengan qris experience

Berdasarkan data BI NTB hingga Maret 2025, QRIS mencatatkan 485 ribu pengguna dan 363 ribu merchant. Sementara volume transaksinya meningkat 292 persen menjadi 6,42 juta transaksi.

Peningkatan ini menunjukkan QRIS semakin diminati masyarakat dan pelaku UMKM sebagai alat pembayaran digital. Sementara transaksi RTGS (Real Time Gross Settlement) dan SKNBI (Sistem Kriling Nasional Bank Indonesia) juga menunjukkan pertumbuhan lebih baik.

 

“Harapannya, ini bisa menjadi salah satu bentuk perluasan QRIS di NTB,” katanya.

Lebih lanjut, pengguna kartu APMK (Alat Pembayaran Menggunakan Kartu) tumbuh 12,44 persen atau 5,57 juta. Sedangkan UE (Uang Elektronik) tumbuh 27,76 persen atau 1,19 juta. ***

Editor : Jelo Sangaji
#Digitalisasi Keuangan #bi ntb #Kampanye #QRIS Experience #QRIS