Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

HIMPUNI Tanam Perdana Bawang Putih di Sembalun, Target 20 Ton per Hektare Saingi Impor Cina!

Alfian Yusni • Jumat, 13 Juni 2025 | 12:35 WIB
HIMPUNI diwakili Sekjen KA UNSOED, Ir. Syamsudin Hadi Sutarto, yang juga CEO BUMN Track, melakukan tanam perdana bawang putih di Sembalun, Lombok Timur.
HIMPUNI diwakili Sekjen KA UNSOED, Ir. Syamsudin Hadi Sutarto, yang juga CEO BUMN Track, melakukan tanam perdana bawang putih di Sembalun, Lombok Timur.

LombokPost - Himpunan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (HIMPUNI) mulai tancap gas mewujudkan swasembada bawang putih nasional.

Lewat program Tanam Perdana Bawang Putih di Desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur, HIMPUNI menargetkan produksi hingga 20 ton per hektare, menyaingi kualitas bawang putih impor dari Cina.

Kegiatan tanam bawang putih ini digelar Kamis (12/6) dan melibatkan kerja sama antara HIMPUNI, PT Agrihilir Asta Nusantara, dan Kelompok Tani Pusuk Pujata.

HIMPUNI diwakili Sekjen KA UNSOED, Ir. Syamsudin Hadi Sutarto, yang juga CEO BUMN Track. Sedangkan kelompok tani dipimpin Egi Frisma Suryadi.

“Ini bukan sekadar tanam bawang putih, tapi kickoff penting menuju swasembada bawang putih. Target kami 20 ton per hektare dari yang sebelumnya hanya 10-12 ton,” tegas Syamsudin.

HIMPUNI tak hanya hadir sebagai penggagas. Mereka mendapat mandat langsung dari Menteri Pertanian,  Andi Amran Sulaiman, yang juga Koordinator Presidium HIMPUNI, untuk memfasilitasi permodalan petani bawang putih. Dua wilayah yang jadi fokus: 10 Ha di Lombok Timur dan 3 Ha di Kabupaten Tegal.

HIMPUNI tak hanya hadir sebagai penggagas. Mereka mendapat mandat langsung dari Menteri Pertanian,  Andi Amran Sulaiman.
HIMPUNI tak hanya hadir sebagai penggagas. Mereka mendapat mandat langsung dari Menteri Pertanian,  Andi Amran Sulaiman.

Dukungan penuh juga datang dari Kementerian Pertanian (Kementan RI). Direktur Perbenihan Hortikultura, Inti Pratiwi Nashwari menyebut, tahun ini APBN menggelontorkan anggaran untuk budidaya bawang putih seluas 410 hektare di empat provinsi, dan Lombok Timur menyabet porsi terbesar: 288 Ha.

“Ini membuktikan Lombok Timur jadi tulang punggung swasembada bawang putih nasional. Kolaborasi pemerintah pusat, daerah, petani, dan organisasi sipil seperti HIMPUNI adalah kunci sukses,” ungkap Inti.

Wakil Bupati Lombok Timur,  Moch Edwin Hadiwijaya juga hadir mendukung langsung program tanam bawang putih ini. Ia berharap petani lokal makin sejahtera, sembari memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan hasil optimal dan kualitas unggulan, bawang putih lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor bawang putih yang masih menyentuh angka 611 ribu ton per tahun.

Melalui skema kawasan benih dan sinergi lintas pihak, program tanam bawang putih ini diyakini menjadi langkah awal menuju kemandirian pertanian Indonesia. (***)

Editor : Alfian Yusni
#HIMPUNI #Tanam Perdana Bawang Putih #swasembada bawang putih nasional #bawang putih #Lombok Timur