Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Keren, Pedagang Ini Raih Juara Transaksi QRIS Terbanyak

Geumerie Ayu • Senin, 13 Oktober 2025 | 20:49 WIB

Hendra Wijaya (kanan), Pedagang yang meraih juara transaksi QRIS terbanyak
Hendra Wijaya (kanan), Pedagang yang meraih juara transaksi QRIS terbanyak
LombokPost – Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sangat membantu memberikan kemudahan bagi pedagang atau pelaku usaha mikro di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah satunya dirasakan oleh Hendra Wijaya, seorang pedagang yang sukses meraih juara pertama transaksi QRIS terbanyak dalam ajang penghargaan penggunaan digital payment yang digelar Bank Indonesia NTB baru-baru ini.

“Alhamdulillah, kemarin kami mendapatkan juara satu untuk transaksi QRIS terbanyak. Memang QRIS ini sangat membantu, apalagi ketika pembeli tidak membawa uang tunai,” ujar Hendra Wijaya saat ditemui di lapaknya, Senin (13/10).

Menurut Hendra Wijaya, QRIS menjadi solusi praktis di tengah tantangan transaksi tunai yang sering kali menyulitkan pedagang, khususnya dalam urusan uang kembalian.

“Kalau dulu, susah sekali cari uang kecil buat kembalian. Sekarang dengan QRIS, berapa pun nominalnya bisa langsung dibayar. Cepat dan praktis,” tambah Hendra Wijaya.

Hendra Wijaya sehari-hari berjualan di salah satu pusat kuliner di Kota Mataram mengatakan, penerapan QRIS membuat proses pelayanan pembeli lebih efisien.

 “Kalau ramai, biasanya kita kesulitan melayani pembeli karena harus menunggu kembalian. Tapi sekarang, transaksi jadi lebih cepat dan pembeli juga senang karena tidak perlu antre lama,” jelas Hendra Wijaya.

Hendra Wijaya juga menilai, kemudahan bertransaksi digital lewat QRIS bukan hanya menguntungkan pedagang, tetapi juga meningkatkan pengalaman belanja konsumen.

“Konsumen merasa lebih nyaman, mereka tinggal scan dan bayar. Tidak perlu repot buka dompet,” ujar Hendra Wijaya.

Pencapaian Hendra Wijaya ini menjadi bukti bahwa transformasi digital dalam sistem pembayaran semakin diminati masyarakat.

Selain efisien dan cepat, QRIS juga dinilai lebih aman dan transparan, terutama dalam mencatat transaksi harian.

“Kita harap makin banyak pedagang ikut menggunakan QRIS. Manfaatnya nyata sekali, baik bagi penjual maupun pembeli,” tandas Hendra Wijaya.

Pemerintah bersama Bank Indonesia dan industri perbankan terus mendorong adopsi QRIS di berbagai sektor, termasuk UMKM, untuk mendukung ekonomi digital nasional.

Dengan meningkatnya penggunaan QRIS di kalangan pedagang kecil, diharapkan ke depan akan semakin banyak pelaku usaha yang beralih ke sistem pembayaran non-tunai.

Editor : Siti Aeny Maryam
#juara #terbanyak #Bank Indonesia #Pedagang #transaksi #QRIS