Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perhotelan Berharap Momen Nataru Kerek Okupansi

Geumerie Ayu • Sabtu, 22 November 2025 | 20:05 WIB

Suasana salah satu hotel di Senggigi yang nyaman untuk liburan.
Suasana salah satu hotel di Senggigi yang nyaman untuk liburan.
LombokPost – Saat periode Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru), okupansi hotel di NTB diperkirakan mengalami peningkatan.

Di Senggigi, tingkat pemesanan kamar hotel dilaporkan telah melampaui separo dari total kapasitas.

Ketua Asosiasi Hotel Senggigi (AHS) Ketut Murta Jaya mengatakan, antusiasme wisatawan sangat tinggi.

Saat ini, okupansi untuk menjelang Natal sudah berada di atas 50 persen. Bahkan beberapa properti telah mencatat reservasi mencapai 72 persen.

Booking untuk Malam Natal sudah di atas 50 persen. Tren ini selalu terjadi setiap tahun, Nataru adalah periode liburan puncak,” ujar Ketut Jaya.

Seiring meningkatnya demand, Jaya membenarkan adanya penyesuaian tarif. Hotel-hotel di Senggigi telah menyiapkan berbagai paket lengkap akhir tahun.

Paket tersebut mencakup buffet dinner, brunch, hingga gala dinner pada malam tahun baru.

Penawaran ini gencar dipublikasikan melalui kanal resmi masing-masing hotel.

Saat ini, tingkat pemesanan untuk malam tahun baru juga sudah mencapai sekitar 60 persen dan diprediksi akan terus melonjak signifikan.

Demand biasanya naik sehingga tarif ikut disesuaikan,” kata general manager Holiday Resort ini.

Kawasan Senggigi secara total memiliki sekitar 2.300 kamar dari berbagai kelas.

Kawasan itu kini dihuni oleh komposisi tamu yang beragam. Hotel-hotel butik dilaporkan cenderung didominasi wisatawan mancanegara.

Sementara resor-resor besar menjadi pilihan campuran antara tamu domestik dan turis asing.

Puncak kenaikan okupansi diperkirakan terjadi mulai 21 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Pada periode ini, sebagian besar hotel menerapkan sistem tarif bertingkat, di mana harga akan mengikuti level keterisian.

Tren pemesanan yang terus bergerak positif, AHS optimistis okupansi Nataru tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu memberikan harapan besar bagi pemulihan sektor pariwisata Lombok.

Editor : Kimda Farida
#Natal #Nataru #NTB #Hotel #okupansi