Hal itu didorong penguatan kapasitas Industri Kecil Menengah (IKM).
Kepala Dinas Perindustrian NTB Hj Nuryanti menegaskan, penguatan ini kini diarahkan pada hilirisasi produk unggulan melalui Roadmap Industri Agromaritim.
Dijelaskan, perkembangan IKM NTB sangat signifikan.
Pertumbuhan industri didukung serangkaian intervensi.
Di antaranya, penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) IKM, fasilitasi sertifikasi halal, SNI, dan legalitas usaha, hingga pengembangan sentra produksi dan perluasan peluang ekspor.
"Berbagai intervensi program dilaksanakan untuk meningkatkan pertumbuhan IKM kita di NTB,” jelas Nuryanti, Minggu (23/11).
Perempuan berhijab ini menyoroti tiga kuliner khas NTB yang kini masuk daftar komoditas yang paling siap untuk dihilirisasi secara masif dan profesional.
Tiga produk unggulan tersebut yakni Ayam Taliwang, Sate Rembiga, dan Ayam Rarang.
Ketiga kuliner ini memenuhi syarat utama untuk hilirisasi karena memiliki tiga faktor penentu yang stabil.
Di antaranya, ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan, pelaku industri yang sudah memiliki kemampuan dan kualitas pengolahan yang baik, juga teknologi pengolahan yang sudah tersedia untuk produksi skala besar.
“Serta potensi pasar yang terus berkembang, baik domestik maupun global,” terangnya.
Ditambahkannya, langkah hilirisasi ini bertujuan agar produk IKM tidak hanya dijual mentah atau setengah jadi.
Melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi yang siap dipasarkan secara luas.
“Sehingga memperkuat ekonomi rakyat NTB di kancah nasional dan internasional,” tandasnya.
Baca Juga: 3 Bansos Tambahan Cair Minggu Ini! KPM PKH-BPNT Diminta Sigap, Telat 5 Hari Bantuan Hangus
Editor : Kimda Farida