Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

 PTBI Provinsi NTB 2025: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi Dan Berdaya Tahan

Geumerie Ayu • Senin, 1 Desember 2025 | 11:01 WIB

 

Deretan 13 mitra kerja terbaik yang mendapatkan penghargaan atas dukungan dalam pelaksanaan tugas Bank Indonesia di NTB sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan PTBI NTB 2025
Deretan 13 mitra kerja terbaik yang mendapatkan penghargaan atas dukungan dalam pelaksanaan tugas Bank Indonesia di NTB sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan PTBI NTB 2025
LombokPost – Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global.

Capaian positif ini merupakan hasil kerja kolektif bangsa, diperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter sehingga pertumbuhan dan stabilitas berjalan beriringan.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang terus mengawal stabilitas perekonomian serta turut mendorong pertumbuhan, yang bersinergi dengan berbagai pengelola perekonomian nasional. Beliau menyatakan bahwa sinergi dan kerja sama tersebut memberikan hasil nyata dan prestasi yang bisa dibanggakan.

Pada pelaksanaan PTBI Tahun 2025, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia ke depan akan lebih baik dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 berada di kisaran 4,7–5,5 persen dan meningkat lebih tinggi pada 2026 dan 2027 masing-masing dalam kisaran 4,9–5,7 persen dan 5,1–5,9 persen didukung oleh konsumsi dan investasi yang meningkat, serta ekspor yang cukup baik di tengah perlambatan ekonomi dunia.

Sinergi merupakan prasyarat dalam memperkuat transformasi ekonomi nasional agar pertumbuhan dapat lebih tinggi dan berdaya tahan.

Sinergi kebijakan perlu terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, yang meliputi lima area penting, yakni: (i) memperkuat stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan; (ii) mendorong pertumbuhan lebih tinggi dan berdaya tahan; (iii) meningkatkan pembiayaan perekonomian dan pasar keuangan; (iv) mengakselerasi digitalisasi ekonomi-keuangan nasional; serta (v) memperkuat kerja sama ekonomi bilateral dan regional.

Sejalan dengan penyampaian Gubernur Bank Indonesia, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Ignaitus Adhi Nugroho, menyampaikan bahwa perekonomian NTB tetap terjaga dan tumbuh 2,82 persen pada triwulan III 2025 setelah terkontraksi pada tiga triwulan sebelumnya.

Perkembangan positif tersebut ditopang oleh akselerasi kinerja konsumsi dan investasi yang tetap tumbuh kuat.

Sementara secara sektoral, akselerasi industri pengolahan seiring dimulainya komersialisasi emas granula serta berlanjutnya kinerja positif sektor perdagangan dan pertanian berhasil mendorong akselerasi ekonomi nontambang mencapai 7,86 persen.

Lebih lanjut, tangguhnya ekonomi NTB di tahun 2025 juga didukung oleh stabilitas sistem keuangan yang tetap solid yang tercermin dari pertumbuhan kredit tahunan yang mencapai 26,56 persen dengan kualitas kredit yang tetap terjaga dengan NPL di bawah 2 persen.

Dari sisi inflasi, tekanan inflasi NTB selama tahun 2025 juga tercatat terkendali.

Hingga Oktober 2025, inflasi tahunan Provinsi NTB tercatat sebesar 2,96 persen.

Capaian inflasi yang tetap terjaga tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas harga di Provinsi NTB.

Bank Indonesia bersama TPID level provinsi dan kabupaten/kota senantiasa bersinergi dalam berbagai program pengendalian inflasi meliputi koordinasi intensif dalam High Level Meeting, rapat koordinasi, peningkatan kapabilitas, Gerakan Pangan Murah, dan peningkatan produktivitas melalui pengembangan dan perluasan tanam bibit unggul.

Bank Indonesia secara aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dan otoritas terkait untuk mengakselerasi transformasi ekonomi melalui percepatan reformasi struktural, peningkatan daya saing, serta perluasan lapangan kerja guna mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dengan tetap menjaga stabilitas.

Sepanjang 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB telah melaksanakan berbagai program strategis antara lain promosi perdagangan dan investasi untuk mendukung realisasi investasi dan eskpor nontambang, penguatan peran UMKM naik kelas, penguatan ekonomi dan keuangan syariah, pemenuhan ketersediaan uang Rupiah layak edar serta akselerasi digitalisasi pembayaran melalui perluasan akseptasi QRIS baik untuk transaksi komersial, sosial, dan transaksi pemerintah daerah.

Pemerintah Provinsi NTB melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah H Lalu Muh Faozal menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tak terhingga kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB atas kolaborasi dan sinergi yang dibangun untuk mewujudkan NTB lebih sejahtera.

Pemerintah Provinsi NTB berharap agar berbagai program strategis dapat terus dilanjutkan demi NTB yang makmur mendunia.

Lebih lanjut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB tahun 2025 akan tetap positif meskipun sedikit melambat dan akan terakselerasi pada kisaran 6,3 persen s.d. 7,1 persen pada tahun 2026.

Optimisme ini ditopang oleh pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga yang tetap positif serta akselerasi ekspor barang dan jasa seiring berlanjutnya relaksasi ekspor konsentrat dan operasional smelter yang lebih baik.

Dari sisi inflasi, laju inflasi NTB pada tahun 2026 diperkirakan akan tetap terkendali pada kisaran target 2,5±1 persenyang didukung oleh upaya pengendalian inflasi khususnya pada komoditas pangan bergejolak

Dengan berbagai dinamika tersebut, Bank Indonesia akan terus memperkuat arah kebijakan pemerintah ke depan yang dirangkum dalam 5 (lima) poin utama, yaitu:

Di samping itu, pada PTBI Tahun 2025 Bank Indonesia juga mengumumkan penerima TPID Award, TP2DD Award, dan Bank Indonesia Award. Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil menjadi pemenang di level nasional pada beberapa kategori, antara lain:

Baca Juga: Antrean BLTS Membludak, Mensos Gus Yusuf Minta PT Pos Sediakan Jalur Khusus untuk Lansia

Di level Provinsi NTB, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB juga memberikan apresiasi kepada 13 (mitra kerja terbaik atas dukungannya dalam pelaksanaan tugas Bank Indonesia di Provinsi NTB sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut diberikan kepada:

Melalui forum PTBI ini, Bank Indonesia berharap Pimpinan Daerah serta seluruh mitra kerja agar dapat bersama- sama meningkatkan sinergi, kolaborasi dan inovasi yang semakin erat di tahun 2026. Demi mendorong perekonomian yang tangguh dalam menghadapi dampak negatif gejolak global serta meningkatkan kemandirian ekonomi daerah dengan terus mendorong sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

 Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Seluruh Kekuatan Nasional Bersatu Tangani Banjir Aceh-Sumut-Sumbar

Editor : Kimda Farida
#bi ntb #Ekonomi NTB #NTB #PTBI 2025 #Pertumbuhan Ekonomi