LombokPost - Banjir dan longsor di Sumatra masih menyisakan dampak besar pada infrastruktur telekomunikasi. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memastikan proses pemulihan jaringan terus dilakukan setelah banjir dan longsor Sumatra merusak ratusan BTS di tiga provinsi. Upaya perbaikan ini menjadi fokus utama perusahaan mengingat pentingnya layanan komunikasi bagi masyarakat dan otoritas penanggulangan bencana.
Regional Group Head XLSMART West Region, Desy Sari Dewi, menyampaikan komitmen perusahaan dalam memastikan layanan tetap berjalan.
“Kami turut berduka dan prihatin atas bencana banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatra. Saat ini tim teknis di lapangan terus bekerja intensif selama 24 jam untuk memastikan layanan telekomunikasi tetap tersedia bagi masyarakat serta pihak otoritas yang menangani penanggulangan bencana. Tim kami terus berupaya untuk melakukan perbaikan dan memobilisasi genset untuk menjaga operasional BTS,”katanya.
Menurut Desy, medan yang tertutup longsor, area tergenang banjir, serta keterbatasan BBM untuk genset menjadi hambatan utama dalam mempercepat pemulihan jaringan. Meski begitu, beberapa titik layanan mulai pulih dan dapat digunakan kembali.
Hingga 1 Desember 2025, total 691 BTS XLSMART terdampak banjir dan longsor Sumatra. Rinciannya:
- 538 BTS di Aceh (Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang),
- 120 BTS di Sumatra Utara (Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga),
- 33 BTS di Sumatra Barat (Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok).
Kerusakan besar ini membuat kehadiran XLSMART sangat dinantikan untuk mempercepat normalisasi jaringan komunikasi bagi sekitar 14 juta pelanggan di Sumatra.
XLSMART Salurkan Bantuan Darurat ke Enam Titik Terparah
Selain fokus pada perbaikan jaringan, XLSMART juga menggerakkan program CSR XLSMART Peduli Bencana Sumatra bekerja sama dengan DT Peduli, UMKM lokal, diler, dan aparat setempat.
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, minuman, makanan ringan, serta kebutuhan bayi dan anak. Bantuan itu didistribusikan ke enam lokasi terdampak paling parah: Pidie Aceh, Lhoksumawe, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.
Distribusi pertama dilakukan pada Jumat (28/11) dan berlanjut pada Senin (1/12) ke berbagai titik berikutnya.
“Selain memaksimalkan terus perbaikan jaringan, kami juga pastikan bahwa kami akan terus mendistribusikan bantuan-bantuan ini ke semua wilayah yang terdampak. Saat ini kami sudah melakukan penyerahan bantuan di 2 titik lokasi yang terdampak yaitu Pidie Aceh dan Padang Pariaman, 2 lokasi yaitu Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal sedang dalam proses perjalanan menuju titik target lokasi, dan akan berlanjut ke 2 lokasi lainnya yaitu Tanah Datar dan Lhoksumawe. Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat sedikit membantu meringankan beban para korban di pengungsian di enam lokasi tersebut,”tegas Desy.
Dengan kondisi lapangan yang menantang, XLSMART memastikan pemulihan jaringan dan penyaluran bantuan dilakukan secara beriringan demi memperlancar komunikasi warga dan tim penanggulangan bencana.
Editor : Rury Anjas Andita