
LombokPost - Pernyataan Pelaksana Tugas Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) NTB Muazzim Akbar memicu respons Ketua DPD Partai Gerindra NTB Lalu Pathul Bahri. Pathul meminta elite politik berhati-hati menyampaikan komentar agar tidak memicu gesekan antarpartai.
Sebelumnya, Muazzim menyebut Lalu Ahmad Zaini (LAZ) sempat melakukan lobi politik untuk menduduki posisi Ketua DPD Partai Gerindra NTB.
Menurut Muazzim, lobi itu dilakukan sebelum LAZ terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat itu, LAZ menjabat Ketua DPW PAN NTB.
Menanggapi pernyataan itu, Pathul menduga pernyataan itu mungkin bersumber dari informasi yang diterima Muazzim selama berkantor di Jakarta.
“Pendapat saya, Pak Muazzim ini kan berkantor di Jakarta, mungkin ada informasi dan sebagainya, kami tidak tahu, tidak pernah kami tanyakan juga,” ujar Pathul kepada wartawan, Selasa (4/8).
Bupati Lombok Tengah itu berharap politisi senior tidak mudah menyampaikan pernyataan spekulatif. Pernyataan semacam itu dinilai berpotensi mencederai hubungan Partai Gerindra dengan PAN maupun partai lain di NTB.
“Tapi saya juga berharap beliau tidak berkomentar seperti itu karena Gerindra tidak mau digiring-giring oleh persoalan yang bisa menyebabkan disharmonisasi di NTB, terutama Gerindra dengan PAN, Gerindra dengan yang lainnya. Kita tidak mau tidak harmonis,” tegasnya.
Pathul menilai, pernyataan Muazzim perlu dicermati agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. Pernyataan itu juga telah dibahas di internal Partai Gerindra.
“Kenapa dikomentari karena memang tugas teman-teman adalah mengawal partai ini, jangan sampai hubungan harmonisasi yang selama ini sudah baik menjadi tidak baik. Men-judge (menghakimi) partai seperti ini adalah hal yang kurang pas, kami harap Pak Muazzim tidak mengulang kembali,” terangnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




