Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gila! Harga Emas Pecah Rekor Gila-gilaan: Cuma 3 Hari Tembus Rp2,8 Juta, Investasi Paling 'Cuan' di 2026?

Nurul Hidayati • Kamis, 22 Januari 2026 | 15:59 WIB
Dari Rp1,5 Juta ke Rp2,7 Juta! Intip Rekap Perjalanan Harga Emas ANTAM yang Bikin Geleng Kepala, Masihkah Worth It di 2026?
Dari Rp1,5 Juta ke Rp2,7 Juta! Intip Rekap Perjalanan Harga Emas ANTAM yang Bikin Geleng Kepala, Masihkah Worth It di 2026?

LombokPost - Pasar logam mulia dalam negeri sedang diguncang tren kenaikan harga yang sangat agresif.

Belum genap satu minggu, harga emas terus mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Pergerakan harga yang sangat volatil namun cenderung melesat naik ini membuat emas menjadi sorotan utama di awal tahun 2026.

Lompatan Harga dalam Hitungan Hari Berdasarkan data perdagangan pekan ini, emas menunjukkan performa yang mencengangkan.

Senin, 19 Januari 2026: Harga emas pertama kali menembus level psikologis baru di angka Rp2.700.000 per gram.

Rabu, 21 Januari 2026: Hanya dalam waktu dua hari, harga emas kembali meroket dan menyentuh angka Rp2.805.000 per gram.

Baca Juga: Harga Emas Meroket, tapi Pembelian Perhiasan di Lombok Masih Lesu

Pada Kamis, 22 Januari 2026 meski Antam turun, namun emas Galeri24 dan emas UBS masih catatkan harga per gram capai Rp 2,8 juta lebih.

Kenaikan sebesar Rp100.000 lebih dalam waktu singkat ini menandai salah satu reli harga emas tercepat yang pernah tercatat di pasar domestik.

Mengapa Harga Emas Terus Melambung?

 Baca Juga: Dari Rp1,5 Juta ke Rp2,7 Juta! Intip Rekap Perjalanan Harga Emas ANTAM yang Bikin Geleng Kepala, Masihkah Worth It di 2026?

Lonjakan ini dipicu oleh kombinasi ketidakpastian ekonomi global dan melemahnya nilai tukar mata uang terhadap dolar AS.

Di tengah isu geopolitik dan fluktuasi pasar saham, investor beramai-ramai mengamankan kekayaan mereka ke dalam aset emas yang dianggap paling stabil dan tahan terhadap inflasi.

Strategi Investor: Jual atau Tahan? Meskipun pada tanggal 22 Januari harga sempat mengalami koreksi tipis (turun Rp15.000 ke angka Rp2.790.000), posisi emas masih bertengger kuat di level tertinggi sepanjang masa.

Bagi pemilik emas lama, kenaikan ini menjadi momentum keuntungan (capital gain) yang besar.

Namun bagi investor baru, situasi ini menjadi dilema antara segera membeli sebelum harga semakin mahal atau menunggu koreksi harga yang lebih dalam.

Disarankan agar masyarakat tetap waspada dan melakukan investasi secara bertahap (metode dollar cost averaging) mengingat pergerakan harga yang masih sangat dinamis di awal tahun ini.

Editor : Kimda Farida
#EMAS #rekor #gram #global #Ekonomi