LombokPost – Pasar logam mulia sedang dalam kondisi euphoria sekaligus menegangkan.
Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) terus mencetak rekor baru dalam sepekan terakhir.
Puncaknya terjadi hari ini, Jumat, 23 Januari 2026, di mana harga melesat ke level Rp 2.880.000 per gram.
Kronologi "Ledakan" Harga Sepekan Terakhir
Investor dibuat geleng-geleng kepala dengan percepatan harga yang terjadi hanya dalam hitungan hari:
Senin, 19 Jan 2026: Naik signifikan Rp 40.000 ke level Rp 2.703.000/gram.
Rabu, 21 Jan 2026: Meledak lagi Rp 35.000 ke level Rp 2.772.000/gram.
Jumat, 23 Jan 2026: Melonjak drastis Rp 90.000 ke posisi Rp 2.880.000/gram.
Jika diakumulasi, dalam waktu kurang dari lima hari kerja, pemegang emas telah menikmati keuntungan kenaikan harga sebesar Rp 177.000 per gram.
Kenaikan drastis Rp 90.000 pada hari Jumat ini merupakan salah satu lompatan harian terbesar dalam sejarah emas domestik.
Hal ini dipicu oleh kepanikan pasar global yang melihat prediksi Goldman Sachs (US$ 4.900/ounce) tercapai lebih awal dari yang diperkirakan.
Bagi kaum pekerja yang berencana melakukan buyback (jual kembali) atau menambah aset melalui Antrean Online ANTAM, momen ini menjadi sangat krusial.
Selisih harga yang sangat lebar antar hari menunjukkan volatilitas yang tinggi, namun tetap memberikan gain yang sangat manis bagi investor jangka panjang.
Editor : Jelo Sangaji