Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

JANGAN ASAL BELI! Kapan Harga Emas Turun di 2026? Intip Bocoran Strategi Serok Emas Saat Grafik "Merah"!

Nurul Hidayati • Jumat, 23 Januari 2026 | 14:50 WIB
Intip Prediksi Berani Goldman Sachs & Morgan Stanley untuk Harga Emas Sepanjang Tahun 2026!
Intip Prediksi Berani Goldman Sachs & Morgan Stanley untuk Harga Emas Sepanjang Tahun 2026!

LombokPost – Setelah mencetak rekor gila-gilaan di level Rp 2.880.000 per gram pada 23 Januari 2026, pertanyaan besar kini menghantui investor: Kapan harga emas akan turun?

Meski analis Goldman Sachs dan JP Morgan memproyeksikan tren bullish (naik) akibat aksi borong bank sentral dunia, pasar emas tidak pernah bergerak lurus ke atas tanpa henti.

Mencari Celah di Tengah Tren Kenaikan

Sejarah mencatat bahwa emas selalu memiliki fase konsolidasi atau koreksi teknis. Harga emas tetap bisa turun pada momen tertentu.

Aksi Profit Taking: Investor besar mulai menjual aset untuk mencairkan keuntungan setelah harga melambung tinggi.

Pengalihan Aset: Pasar beralih fokus ke instrumen lain yang dianggap memberi return lebih cepat saat kondisi ekonomi stabil sejenak.

Sentimen Global: Adanya rilis data ekonomi positif dari negara adidaya yang memperkuat nilai mata uang mereka terhadap emas.

Strategi "Buy on Weakness": Cara Cuan Maksimal

Waktu terbaik untuk masuk bukanlah saat harga sedang berada di puncak (ATH), melainkan saat grafik menunjukkan tren penurunan konsisten.

 Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Bertengger Kisaran Rp 2,7 Juta Hingga Rp 2,8 Juta Per Gram, Cek Perbandingan Harga Antam, Galeri24 & UBS Sebelum Borong!

Membeli saat harga terkoreksi memberikan potensi keuntungan lebih besar ketika harga kembali melesat naik.

Menyarankan masyarakat untuk rutin memantau grafik harian melalui aplikasi seperti Tring! by Pegadaian, situs resmi Logam Mulia, atau situs Galeria24.

Dengan memantau pola pergerakan secara berkala, masyarakat tidak hanya sekadar menebak, tapi memiliki strategi yang terukur untuk memanfaatkan setiap penurunan harga sebagai peluang emas.

Editor : Kimda Farida
#EMAS #harga #kenaikan #penurunan #stabil