Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akhirnya, BYD Harmony Hadir di Lombok Dealer Mobil Listrik Eksklusif dengan Harga Super Murah, BYD Jadi Mobil Listrik Terlaris di Dunia dan Indonesia

Lombok Post Online • Senin, 26 Januari 2026 | 13:55 WIB

 

AYO DIPESAN!: Branch Manager BYD Harmony Lombok Wisnu Wardana menunjukkan salah satu mobil listrik andalan BYD yang dipajang di Dealer BYD Harmony Lombok di Jalan Langko, Mataram, Sabtu (24/1)
AYO DIPESAN!: Branch Manager BYD Harmony Lombok Wisnu Wardana menunjukkan salah satu mobil listrik andalan BYD yang dipajang di Dealer BYD Harmony Lombok di Jalan Langko, Mataram, Sabtu (24/1)
 

LombokPost - Dealer Build Your Dreams (BYD) Harmony akhirnya hadir di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Brand fenomenal yang menggemparkan dunia otomotif karena dalam waktu singkat mampu mengalahkan Tesla sebagai mobil listrik terlaris di dunia ini, sejak pertengahan Januari 2026 telah membuka cabang dealer di Jalan Langko, Kota Mataram.

Walaupun belum melakukan grand opening, namun soft opening BYD Harmony Lombok sudah dilakukan oleh pihak dealer sejak minggu ke tiga Januari 2026.

Langsung Diserbu Konsumen

Branch Manager BYD Harmony Lombok, Wisnu Wardana mengungkapkan, BYD Harmony Lombok sudah 95 persen beroperasi. "Kami membuka test drive sejak pertengahan Januari, dan alhamdulillah langsung diserbu konsumen. Bahkan sudah ada 12 unit nota pemesan BYD yang dibooking konsumen dalam waktu seminggu soft opening," kata Wisnu.

Wisnu menilai respons masyarakat dengan kehadiran BYD Harmony Lombok sangat baik. Buktinya tanpa ragu dalam minggu pertama setelah soft opening, sudah ada 12 unit mobil listrik yang dipesan konsumen.

"Kami senang, animo masyarakat sangat luar biasa. Sebagian besar konsumen yang datang mengaku secara brand sudah mengenal BYD, sudah faham kualitas dan sudah mendengar testimoni dari kerabat atau teman yang lebih dulu membeli mobil listrik di ibu kota. Jadi ketika mengetahui ada cabang dealer BYD yang di buka di Lombok, konsumen sangat antusias, mereka langsung booking fee kendaraan," ungkap Wisnu.

Wisnu optimis, hingga akhir Januari target penjualan 18 unit BYD Harmony Lombok bisa tercapai. Bahkan lebih.

"Karena konsumen tanpa ragu membayar DP bahkan ada yang siap bayar cash," tambah Wisnu.

Kendaraan yang dipesan konsumen di awal soft opening BYD Harmony Lombok ini akan menjadi prioritas pertama dealer saat unit kendaraan tiba di Mataram. "Konsumen yang sudah membuat nota pesanan akan menjadi prioritas kami, dan unit akan tiba di Mataram Minggu pertama dan kedua Februari," jelas Wisnu.

Mobil Listrik Kian Diminati

Minat masyarakat menggunakan mobil listrik semakin tinggi. Mobil listrik (EV) terkenal memiliki biaya perawatan (maintenance) yang jauh lebih rendah dibandingkan mobil konvensional (ICE).

Ditambah mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak (sekitar 20-25 komponen pada EV dibanding 2.000+ pada mobil bensin).

Menurut Wisnu, ada beberapa alasan mengapa konsumen lebih memilih beralih dari mobil konvensional (Internal Combustion Engine/ICE/berbahan bakar) ke mobil listrik (Electric Vehicle/EV).

"Yang utama karena alasan ekonomi, yaitu biaya operasional dan perawatan yang jauh lebih murah," ucap Wisnu.

Selain itu, efisiensi bahan bakar, bebas aturan ganjil-genap untuk daerah perkotaan, insentif pajak kendaraan dari pemerintah yang membuat pajak mobil listrik hanya Rp150-200 ribu per tahun, teknologi futuristik dan ramah lingkungan juga menjadi daya tarik utama.

"Kenapa konsumen lebih memilih mobil listrik? Karena Low maintenance cost (minim biaya perawatan karena tidak memiliki mesin), murah biaya servis, biaya kilometer perjalanan yang sangat rendah (karena tanpa bensin atau bahan bakar) sehingga jauh lebih irit," jelas Wisnu.

Wisnu menilai saat ini masyarakat lebih cerdas memilih kebutuhan hidup yang minim cost (biaya). Termasuk soal kebutuhan kendaraan roda empat, masyarakat terlihat lebih aktif mencari informasi kendaraan mana yang minim biaya namun terjamin kualitasnya.

"Kebetulan produk BYD sudah mereka kenal dari cerita-cerita keluarga di daerah lain yang sudah menggunakan, benar-benar murah, lux dan hingga penggunaan bertahun-tahun tidak ada masalah terhadap kendaraan," ungkap Wisnu.

Dan konsumen yang berdomisili di NTB banyak yang mengaku berminat membeli mobil listrik sejak BYD masuk ke Indonesia. Namun mereka ragu dengan tempat servis dan sparepart karena belum adanya dealer cabang di daerah ini. Termasuk plat nomor, jika mereka membeli di Jakarta, otomatis plat kendaraan akan berlabel B, sementara mereka ingin plat DR (NTB).

"Dengan ada cabang BYD Harmony Lombok ini, konsumen tidak perlu merasa khawatir jika terjadi sesuatu dengan mobil listrik yang dibeli, karena selain sales, dealer kami juga menyiapkan servis dan sparepart kendaraan lengkap untuk semua tipe, ditambah keinginan konsumen yang ingin menggunakan plat DR juga terpenuhi," tegas Wisnu.

Keunggulan BYD

Dalam kesempatan itu, Wisnu Wardana juga menyebutkan sejumlah keuntungan ketika konsumen menggukan mobil listrik BYD. Diantaranya, lebih hemat biaya operasional, karena mobil listrik tidak menggunakan bahan bakar.

Untuk mobil listrik BYD sendiri memiliki kekuatan baterai yang luar biasa. Sekali cas mampu menembus perjalanan hingga 380 km (untuk kendaraan tipe standar) dan 540 km (untuk kendaraan tipe premium).

Pengecasan baterai mobil dapat dilakukan di rumah atau di tempat-tempat yang sudah tersedia wall charger mobil listrik seperti di mall, hotel, kantor pemerintahan, rumah sakit dll.

"Jadi konsumen tak perlu lagi mengantre bensin karena cukup mengecas di rumah sekali seminggu," kata Wisnu.

Wisnu menjamin kekuatan baterai mobil listrik BYD tak akan mengecewakan. Karena baterai bergaransi hingga 160.000 km atau 8 tahun.

"Konsumen tak perlu khawatir akan keampuhan baterai mobil listrik ini, karena kami sudah melakukan uji coba baterai BYD hingga 3000 siklus pengecasan, jadi baterai akan awet hingga penggunaan 10-15 tahun untuk pemakaian dalam kota saja," jelas Wisnu.

Mobil Listrik Luxury dengan Harga Murah

Tak hanya canggih dari segi baterai, mobil listrik BYD juga memiliki desain interior super mewah.

Jika kebanyakan mobil listrik terlihat kecil dan ekonomis, BYD justru memiliki unit dengan varian unit melebihi kualitas kendaraan berbensin yang mewah sekelas CRV bahkan Pajero Sport.

Hal ini dikarenakan fitur unit mobil listrik BYD menggunakan Super Grand Touring (SGT) yang "Modern & Lux" (Luxury). Artinya mobil listrik BYD mengutamakan kombinasi antara teknologi canggih, kenyamanan maksimal, dan estetika desain yang mewah.

Kendati tampil dengan SGT luxury, namun harga unit mobil listrik BYD sangat bersahabat alias jauh lebih murah daripada kendaraan berbahan bakar bensin.

Yang paling murah dan terlaris di Indonesia adalah varian BYD Atto 1 dengan Segmen mobil empat penumpang. BYD Atto 1 ini hadir dengan dua tipe, yakni Tipe Dinamik dengan harga 210 juta dan Tipe Premium dengan harga 246 juta.

Sementara untuk varian premium ada tipe BYD Dolphin (kisaran Rp360 juta - Rp430 juta), BYD M6 (kisaran Rp380 juta - Rp460 juta), BYD Atto 3 (Rp390 juta - Rp540 juta), BYD Seal (Rp630 juta - Rp750 juta).

Menurutnya, konsumen tak akan rugi membeli unit BYD. Karena BYD merupakan brand mobil listrik (EV) fenomenal yang menggemparkan dunia otomotif karena begitu launching langsung menduduki predikat mobil listrik terlaris di dunia.

Tak hanya di dunia, sejak debut di Indonesia tahun 2024, BYD pun berhasil menjadi mobil listrik terlaris di tahun 2024-2025.

Menurut Wisnu Wardana, BYD masuk ke Indonesia secara resmi awal tahun 2024. Walaupun sebenarnya sejak tahun 2018 sudah ada yang menggunakan unit BYD seperti Taxi Blue Bird. Dan hingga kini unit BYD tersebut masih aktif digunakan Blue Bird tanpa kendala apapun.

"Blue Bird ketika itu memesan melalui importir umum karena di 2018 itu BYD belum resmi masuk ke Indonesia Januari 2024," ungkap Wisnu.

Sejak resmi masuk ke Indonesia, minat konsumen benar-benar tidak terduga. Animo masyarakat terhadap produk BYD sangat besar, terbukti dengan hasil penjualan di tahun pertama (2024) mencapai 15.000-15.400 unit.

Ditahun kedua (2025), penjualan BYD melesat tak terbendung. BYD alami kenaikan signifikan hingga 45.700 di tahun 2025.

Dan penjualan ini membuat BYD menduduki pringkat ke 6 sebagai merek mobil terlaris sepanjang 2025 di Indonesia atau naik sebesar 202 persen dalam waktu satu tahun.

"Hal Ini membuktikan minat masyarakat terhadap BYD semakin besar. Dan tentunya peran pemerintah dalam mendukung keberadaan mobil listrik luar biasa," tandas Wisnu. (*/r3)

Editor : Kimda Farida
#byd #otomotif #Listrik #konsumen #mobil #NTB #Lombok