Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Konsumsi Elpiji di NTB Selama 2025 Naik 1,4 Persen

Geumerie Ayu • Selasa, 27 Januari 2026 | 22:22 WIB
KONSUMSI: Warga NTB yang menggunakan elpiji untuk kebutuhan memasak di rumahnya.
KONSUMSI: Warga NTB yang menggunakan elpiji untuk kebutuhan memasak di rumahnya.

LombokPost – Geliat aktivitas masyarakat dan sektor UMKM di NTB sepanjang 2025 memberikan dampak langsung pada sektor energi.

Pertamina mencatat adanya tren kenaikan konsumsi elpiji sebesar 1,4 persen dibandingkan rata-rata harian normal di wilayah NTB.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa mengatakan, distribusi energi ke seluruh pelosok NTB berjalan aman dan terkendali, meskipun terjadi lonjakan permintaan.

“Secara umum distribusi energi stabil. Untuk BBM jenis Gasoline dan Avtur tidak mengalami perubahan signifikan, sementara Gasoil justru turun tipis seiring melambatnya aktivitas industri di akhir tahun,” jelas Iwan.

Keberhasilan menjaga pasokan ini, lanjut Iwan, tidak lepas dari kolaborasi intensif antara Pertamina dengan pemerintah daerah, TNI, serta Polri.

Sinergi lintas sektor tersebut memastikan tidak ada kekosongan stok di titik-titik krusial selama periode puncak kunjungan wisata.

Senada dengan itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi memaparkan kekuatan infrastruktur energi yang disiagakan di NTB.

Pertamina mengoperasikan 3 Terminal BBM, 111 SPBU, hingga 94 agen elpiji yang dipantau ketat selama 24 jam penuh.

“Ketahanan stok kita sangat aman, berada di rentang 8 hingga 15 hari tergantung jenis produknya. Ini memberikan bantalan yang cukup untuk merespons lonjakan kebutuhan mendadak,” jelas Ahad.

Untuk mengantisipasi tantangan geografis di NTB, Pertamina juga mengerahkan layanan ekstra. Tercatat sebanyak 10 SPBU disiagakan 24 jam, 91 agen elpiji siaga, serta pengerahan unit motorist (PDS) yang menembus kawasan pemukiman padat dan destinasi wisata unggulan.

“Fokus kami adalah keandalan layanan. Terutama untuk wilayah yang memiliki tantangan geografis, kami pastikan energi tetap hadir agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu,” pungkasnya.

Editor : Marthadi
#elpiji #pertamina #KONSUMSI #NTB #2025