LombokPost-Thomas Djiwandono ditunjuk sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Keponakan Presiden RI Prabowo Subianto itu dipercaya memimpin bank senteral di Indonesia itu menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatannya.
Pria yang juga menjabat Wakil Menteri Keuangan RI itu terpilih berdasarkan proses fit and proper test. Thomas bukan sosok baru dalam dunia ekonomi. Ia memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan, korporasi, dan pemerintahan.
”Saya melewati fit and proper test mengikuti segala aturan perundang-undangan yang sudah ada,” kata Thomas dikutip dari Jawapos.com.
Ia pernah menjadi wartawan di Majalah Tempo dan di Indonesia Business Weekly. Dengan proses rekam jejak yang panjang, Thomas tercatat memiliki harta kekayaan mencapai puluhan miliar.
Dari data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Thomas melaporkan harta kekayaan per 23 Januari 2025 untuk periode tahun 2024 mencapai Rp 74,49 miliar lebih.
Rinciannya, Tanah dan bangunan berada di Jakarta Selatan seluas Rp 2.646 meter/274 meter persegi dengan harga aset Rp 40.570.630.000. Ditambah alat transportasi dan mesin berupa Toyota Alphard 2.5 G AT 2019 dan Hyundai Satria 2.2 2 WD AT 2024, dan Lexus 2024 dengan total nilai harganya Rp 4.215.000.000
Ada juga yang didaftarkan adalah harta bergerak lainnya dengan total nilai Rp 1.809.500.000. Ditambah Surat Berharga dengan nilai Rp 13.073.600.000, serta kas dan setara kas Rp 14.829.031.234. (arl)
Editor : Redaksi Lombok Post