LombokPost – Siapa sangka dari sebuah gang kecil di bilangan Ampenan, Kota Mataram lahir sebuah produk olahan kakao. Produk yang kini cita rasanya telah melanglang buana hingga ke mancanegara.
Irma Firmana, sosok yang sukses membawa brand Cokelat Ankrella menjadi salah satu ikon oleh-oleh khas Lombok yang patut diperhitungkan.
Berawal dari kegemaran personal dan luasnya jaringan pertemanan, Irma memulai petualangan manisnya di 2014 lalu.
Bertempat di Ampenan Tengah, rumah produksinya kini menjadi saksi bisu perjalanan 11 tahun konsistensi Ankrella di industri kreatif NTB.
Irma mengisahkan, Ankrella tidak lahir begitu saja. Kekuatan jejaring pertemanan menjadi katalisator utama dirinya mendalami dunia cokelat.
"Dari awal saya memang menyukai cokelat. Bersama teman-teman, kami mulai bereksperimen membuat cokelat, dan itulah yang menjadi cikal bakal usaha ini," kenangnya.
Bagi Irma, pertemanan bukan sekadar interaksi sosial, melainkan pintu gerbang inovasi. Melalui diskusi dan masukan dari rekan-rekannya, ia terus mengasah kualitas hingga produknya mampu bersaing di pasar nasional. Bahkan sukses menembus pasar Selandia Baru.
Salah satu keunggulan Cokelat Ankrella adalah keberaniannya dalam mengeksplorasi bahan baku lokal Lombok. Hingga saat ini, Irma telah meluncurkan lebih dari 10 varian rasa yang menggugah selera.
"Kami punya varian strawberry, blueberry, jahe, kopi, mente, hingga rumput laut yang sangat khas Lombok. Selain itu, kami juga mengikuti tren global seperti Dubai chocolate dan ciwi chocolate," jelasnya.
Tak hanya soal rasa, Irma juga sangat peduli pada aspek kesehatan. Bagi konsumen yang sedang membatasi asupan kalori, Ankrella menyediakan varian dark chocolate yang menggunakan gula stevia.
"Ada pilihan yang lebih sehat dengan pemanis alami, sehingga pencinta cokelat tak perlu khawatir soal gula," tambahnya.
Sebelas tahun berdiri bukan berarti tanpa aral melintang, Irma telah melewati berbagai fase sulit. Mulai dari kerugian finansial, hampir menjadi korban penipuan, hingga kendala klasik UMKM, seperti keterbatasan mesin produksi dan manajemen SDM.
"Namun, kuncinya adalah terus berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman," tegas Irma.
Strategi pemasaran Ankrella kini pun semakin modern. Irma sangat aktif memanfaatkan media sosial untuk mempermudah akses bagi konsumen luar daerah.
Harga yang tetap terjangkau namun memiliki cita rasa premium, Ankrella berhasil menjaga loyalitas pelanggannya di tengah gempuran produk cokelat pabrikan.
Melalui Ankrella, Irma Firmana membuktikan, produk lokal mampu bertahan di panggung yang lebih besar.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin