LombokPost - Kabar gembira bagi para investor emas yang sudah melakukan akumulasi di pertengahan pekan.
Berdasarkan pantauan data terbaru pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 08:27 WIB, harga emas batangan bersertifikat Antam mencatatkan kenaikan sebesar Rp 28.000 per gram.
Kenaikan ini membawa harga emas Antam ke level Rp 2.944.000 per gram, beranjak naik dari harga perdagangan sebelumnya di angka Rp 2.916.000.
Tren penguatan ini menunjukkan bahwa minat pasar terhadap aset safe haven masih tetap membara di tengah dinamika ekonomi global.
Level Rp 2,94 juta per gram saat ini menjadi sinyal kuat bahwa emas sedang mencoba untuk kembali menguji level Rp 3.000.000 yang sempat ditembus pada akhir Januari lalu.
Bagi masyarakat yang berencana menabung emas untuk jangka panjang, kenaikan di hari Jumat ini sering kali menjadi pemicu aksi beli sebelum penutupan pasar di akhir pekan.
Para analis menyarankan agar tetap disiplin dalam mengalokasikan dana investasi dan memanfaatkan setiap kenaikan sebagai bukti ketangguhan emas dalam menjaga nilai kekayaan dari gerusan inflasi.
Mengapa Investasi Emas Sangat Diminati?
Aset Aman (Safe Haven): Saat pasar saham anjlok atau terjadi konflik dunia, harga emas cenderung naik karena orang merasa lebih aman memegang barang fisik berharga.
Likuiditas Tinggi: Emas adalah "uang internasional". Anda bisa menjualnya kapan saja dan di mana saja di seluruh dunia untuk mendapatkan uang tunai secara instan.
Tahan Inflasi: Nilai uang kertas bisa turun karena kenaikan harga barang, tetapi emas cenderung mempertahankan daya belinya dalam jangka panjang.
Modal Fleksibel: Sekarang investasi emas tidak harus langsung 1 kg. Bisa mulai dari gramasi kecil seperti 0,5 gram atau melalui tabungan emas digital.
Editor : Kimda Farida