SUV 4 seater ini menjadi pusat perhatian dengan desain retro yang kental.
Mobil ini ditawarkan dengan rentang harga Rp 456,8-473,5 juta di Indonesia. Jimny hadir sebagai jawaban bagi mereka yang ingin menjelajahi medan off-road dengan penuh gaya.
Dilansir dari situs resmi Suzuki Indonesia, daya tarik utama Jimny terletak pada eksteriornya yang tangguh dan ikonik.
Ban serep model “konde” yang terpasang di pintu belakang tetap dipertahankan. Ini memberikan kesan maskulin yang kuat.
Fitur fungsional seperti Lampu Depan Proyektor LED yang dilengkapi washer (pencuci lampu). Memastikan visibilitas tetap optimal meski kendaraan menerjang lumpur atau debu pekat.
Jimny dirancang untuk menahan segala rintangan. Sudut-sudut bodinya dibuat presisi untuk memudahkan manuver di jalur sempit.
Di balik kap mesinnya, Jimny mengandalkan mesin K15B berkapasitas 1.462 cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 102 PS dan torsi puncak 130 Nm.
Kekuatan sesungguhnya terletak pada sistem penggerak Four Wheel Drive (4WD) dengan transfer gear (4H, 4L, 2H). Ini memungkinkan pengemudi menaklukkan tanjakan curam maupun jalanan berpasir dengan mudah.
Kombinasi rangka Ladder Frame dan suspensi 3-Link Rigid Axle with Coil Spring memberikan kestabilan maksimal saat melibas jalanan tidak rata.
Dengan ground clearance mencapai 210 mm, pengemudi tidak perlu khawatir saat melintasi rintangan bebatuan.
Suzuki memberikan opsi fleksibel bagi konsumen melalui varian 3 pintu yang lincah dan 5 pintu yang lebih akomodatif.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Dracin Romantis yang Cocok Ditonton di Momen Valentine
Varian 5 pintu menawarkan wheelbase yang lebih panjang. Ini memberikan ruang kabin dan bagasi yang lebih luas untuk membawa perlengkapan petualangan lebih banyak.
Sisi interior pun tidak kalah menarik. Pengguna dimanjakan dengan AC otomatis, serta pilihan Head Unit layar sentuh hingga 9 inci pada varian tertinggi.
Fitur keamanan modern seperti Hill Descent Control (HDC), Hill Hold Control (HHC), dan Brake LSD memastikan keamanan pengendara tetap terjaga di medan paling ekstrem sekali pun.
Editor : Redaksi Lombok Post