LombokPost – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan distribusi Elpiji 3 kilogram (kg) di Pulau Lombok tetap lancar.
Kekhawatiran terkait isu kelangkaan dan fluktuasi harga pasca-hari raya besar keagamaan di NTB nyatanya tidak terbukti.
Untuk menjaga stabilitas, Pertamina juga melakukan langkah proaktif dengan mengguyur tambahan pasokan (extra dropping) ke pangkalan-pangkalan resmi.
Tercatat pasokan sebanyak 200 ribu tabung elpiji 3 kg ditambah untuk NTB.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan, lonjakan permintaan merupakan fenomena musiman yang dipicu rentetan hari besar keagamaan.
Mulai dari Hari Raya Nyepi, Idulfitri, hingga tradisi Lebaran Ketupat.
"Untuk memastikan ketersediaan, kami telah menambah pasokan signifikan sepanjang Maret ini. Di Lombok Tengah, tambahan mencapai 89.600 tabung, sementara di Lombok Timur sebanyak 110.320 tabung. Keduanya naik sekitar 13,2 persen dari alokasi normal," beber Ahad, Rabu (25/3).
Menanggapi isu kenaikan harga di tingkat pengecer, Pertamina menegaskan, kondisi stok di pangkalan resmi sebenarnya sangat mencukupi.
Kendala yang sempat muncul di lapangan dinilai bersifat sementara akibat tingginya penyerapan di titik-titik tertentu.
Sebagai solusi, Pertamina memperkuat pengawasan distribusi dengan tiga langkah kunci. Di antaranya, mempercepat distribusi ke pangkalan dengan tingkat konsumsi tinggi.
Memastikan pangkalan menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Dracin Bertema 'Chuanyue' Terbaik
Juga melakukan tindakan tegas kepada mitra penyalur yang tidak patuh pada aturan distribusi.
"Kami secara konsisten menyalurkan elpiji subsidi sesuai kuota pemerintah. Koordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait juga terus kami intensifkan," tambahnya.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).
Penggunaan gas melon 3 kg diharapkan tepat sasaran, yakni hanya bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
"Masyarakat sangat disarankan membeli elpiji langsung di pangkalan resmi, bukan di pengecer, agar mendapatkan harga yang sesuai dengan ketentuan pemerintah," tegas Ahad.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lokasi pangkalan resmi terdekat atau ingin melaporkan kendala distribusi, Pertamina menyediakan layanan informasi melalui laman resmi Subsidi Tepat Elpiji atau menghubungi Pertamina Call Center 135.
Editor : Marthadi