LombokPost - Pada musim haji tahun ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) BIL memastikan ketersediaan pasokan avtur dan sarfas dalam kondisi aman.
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyiapkan hingga 2.795 kilo liter (KL) avtur untuk mendukung penerbangan haji Embarkasi Lombok.
"Pengisian perdana avtur untuk penerbangan haji musim 2026 ini sudah mulai kita persiapkan Selasa malam (21/4) untuk penerbangan pertama yang dijadwalkan pada Rabu (22/4),” ujar Aviation Fuel Terminal Manager BIL Ilham, Kamis (23/4).
Baca Juga: Target 300 Ribu Wisatawan di Tengah Krisis Avtur, Dispar Mataram Hidupkan "Friday Relax" di Udayana
Ribuan KL Avtur ini disiagakan untuk melayani 30 kloter pergerakan. Dibagi dalam dua tahap, yakni 15 kloter keberangkatan dan 15 kloter kepulangan.
Jumlah kloter tahun ini, kata Ilham lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 24 kloter.
“Jumlah jemaah haji lebih dari 5 ribu orang. AFT BIL sendiri sudah menyiapkan sembilan operator dan tujuh armada pengisian dengan stok aman. Untuk penerbangan tahun ini, kita siapkan hingga 2.795 kilo liter avtur," terangnya.
Baca Juga: Pertamina Siapkan 2.795 KL Avtur untuk Haji Lombok 2026, Layani 30 Kloter dan 5 Ribu Jemaah
Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan, layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase.
Fase I pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026.
Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi. Mulai dari kilang, terminal BBM, terminal aviasi hingga layanan into-plane.
Baca Juga: Pertamina Jamin Ketersediaan Avtur untuk Penerbangan Haji Embarkasi Lombok, Siagakan 2.356 Kiloliter
Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan.
"Tahun ini, pada fase pertama, kami memperkirakan kebutuhan avtur mencapai 1.646 KL, sedangkan pada fase kedua, estimasi penyaluran mencapai 1.149 KL,” beber Ahad.
Ahad juga menambahkan, sebanyak 5 ribu lebih jemaah dari Embarkasi Lombok ke Tanah Suci ditetapkan berdasarkan kuota nasional haji 2026.
Ia memastikan, stok avtur yang tersedia di AFT BIL akan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pasokan selama musim haji tahun ini.
Ahad juga menekankan, Pertamina memastikan segala kebutuhan avtur dan logistik untuk penerbangan haji 2026 dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu.
Melalui persiapan yang matang, Pertamina berkomitmen mendukung kelancaran ibadah haji, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para jemaah haji yang melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
"Dengan segala kesiapan ini, kami berharap para jemaah haji tidak terkendala pada proses keberangkatan dan kepulangan sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan tenang," pungkasnya. (fer/r6)
Editor : Redaksi