Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pertamina Jaga Pasokan di NTB dengan 89.960 Elpiji Tambahan

Geumerie Ayu • Senin, 18 Mei 2026 | 22:56 WIB
STOK AMAN: Warga yang tengah membeli elpiji 3kg di salah satu pangkalan, belum lama ini. (PERTAMINA FOR LOMBOK POST)
STOK AMAN: Warga yang tengah membeli elpiji 3kg di salah satu pangkalan, belum lama ini. (PERTAMINA FOR LOMBOK POST)

LombokPost – Puluhan ribu tabung elpiji 3 kg tambahan disiagakan Pertamina Patra Niaga di NTB selama periode libur panjang pada 14-17 Mei. Hal tersebut merupakan upaya antisipasi lonjakan konsumsi energi masyarakat.

Penyaluran pasokan energi tambahan diguyur hingga mencapai 60 persen di atas kuota harian normal.

Langkah ini difokuskan untuk mengamankan kebutuhan dapur rumah tangga serta para pelaku UMKM yang aktivitasnya meningkat selama momen liburan.

Pertamina menyiagakan sedikitnya 89.960 tabung elpiji 3 kg tambahan melalui skema penyaluran fakultatif atau pasokan ekstra di luar jadwal rutin. Hal ini untuk memastikan tidak terjadi kekosongan pasokan di tingkat pangkalan.

Baca Juga: Oknum Polisi Divonis 13 Tahun Penjara, Terbukti Terlibat Jaringan Pengedar Sabu

Langkah mitigasi ini dinilai krusial untuk meredam potensi kelangkaan akibat tingginya pergerakan masyarakat. Serta meningkatnya geliat industri kuliner lokal selama empat hari masa liburan.

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menegaskan, penebalan stok ini tidak hanya menyasar sektor gas domestik.

Melainkan juga sektor Bahan Bakar Minyak (BBM) di jalur-jalur wisata dan ekonomi utama NTB.

Menurut Ahad, Pertamina saat ini tengah menjalankan strategi build up stock. Yakni pengisian kapasitas tangki secara maksimal di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Baca Juga: Klub Sepatu Roda Mandalika Inlineskate Borong Medali di Ajang Champ of The Champ

 “Kami melakukan penguatan stok di seluruh SPBU secara intensif. Bukan hanya ketersediaan volume yang kami dongkrak, tetapi aspek Quantity and Quality (QQ) atau ketepatan takaran dan kualitas BBM juga dipastikan tetap terjaga melalui pengecekan sarana dan fasilitas yang sangat ketat,” jelas Ahad.

Mengawal strategi tersebut, seluruh infrastruktur distribusi energi disiagakan penuh selama 24 jam. Hal tersebut guna memantau realisasi kelancaran penyaluran di lapangan. Mulai dari Terminal BBM, Depot Elpiji, hingga armada mobil tangki.

Mengingat pasokan yang disiapkan sangat melimpah, Pertamina mengimbau masyarakat NTB untuk tetap tenang. Warga tetap diimbau melakukan pembelian secara wajar sesuai kebutuhan harian.

Di sisi lain, Pertamina kembali mengetuk kesadaran konsumen terkait pentingnya penggunaan Elpiji bersubsidi yang tepat sasaran.

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Unsur Kesengajaan, Terdata 17 Rumah di Lido Ludes Terbakar

Masyarakat dengan kategori mampu, aparatur sipil negara (ASN), serta pelaku usaha kelas menengah ke atas diharapkan tidak ikut mengonsumsi elpiji 3kg.

Mereka diimbau beralih menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kg atau 12 kg. Tujuannya, agar kuota subsidi APBN benar-benar dinikmati masyarakat miskin dan UMKM yang berhak.

“Masyarakat jangan mudah terpancing oleh isu-isu kelangkaan yang tidak benar. Stok kita sangat aman dan terpantau berkala, jangan melakukan panic buying,” pungkas Ahad.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Energi Baru Ekonomi Rakyat

 

Editor : Akbar Sirinawa
#elpiji tambahan #elpiji 3kg #energi #pertamina #NTB