Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bank Indonesia Dan TNI AL Gelar ERB 2026, Bawa Rp 8,34 Miliar untuk Pulau 3T di NTB

Geumerie Ayu • Senin, 18 Mei 2026 | 22:57 WIB
LEPAS EKSPEDISI: Suasana Bank Indonesia Dan TNI AL gelar ERB 2026, bawa Rp 8,34 miliar untuk pulau 3T di NTB. (Ferial/Lombok Post)
LEPAS EKSPEDISI: Suasana Bank Indonesia Dan TNI AL gelar ERB 2026, bawa Rp 8,34 miliar untuk pulau 3T di NTB. (Ferial/Lombok Post)

LombokPost – Bank Indonesia kembali bersinergi dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, Senin (18/5).

Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau-724, tim ekspedisi bertolak dari Pelabuhan Gili Mas, Lembar, untuk mengawal kedaulatan ekonomi di wilayah perbatasan.

Selama sepekan penuh hingga 24 Mei 2026, misi ini dijadwalkan menyinggahi lima pulau Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di wilayah perairan NTB.

Kelima destinasi krusial tersebut meliputi Pulau Moyo, Pusu Langgudu, Medang, Maringkik, dan Gili Gede.

Baca Juga: Oknum Polisi Divonis 13 Tahun Penjara, Terbukti Terlibat Jaringan Pengedar Sabu

Acara pelepasan armada ERB 2026 ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Hario K Pamungkas, jajaran petinggi TNI Angkatan Laut, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, serta pemangku kepentingan terkait.

Dalam misi menjaga ketersediaan uang layak edar di pelosok negeri, Bank Indonesia membawa amunisi permodalan yang lebih besar pada tahun ini.

"Pada ekspedisi kali ini, kami membawa modal kerja penukaran sebesar Rp 8.340.000.000. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 3,15 persen dibandingkan pelaksanaan pada tahun 2025 lalu," ujar Analis Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang (DPU) Bank Indonesia Raden Aga Nugraha.

Raden Aga menjelaskan, ERB merupakan amanat langsung dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Baca Juga: Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas, Motor dan HP Hilang

Tugas utamanya adalah memastikan setiap jengkal wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mendapatkan akses uang Rupiah dengan kualitas yang baik (clean money policy).

Tantangan geografis kepulauan yang ekstrem serta keberagaman tingkat pemahaman masyarakat terhadap ciri keaslian uang Rupiah menjadi alasan utama mengapa edukasi tatap muka melalui ERB sangat krusial.

Sejak dirintis dari tahun 2012 hingga 2025, kolaborasi strategis antara BI dan TNI AL ini telah berhasil melaksanakan 150 kali kegiatan kas keliling 3T dengan menjangkau hingga 766 pulau di seluruh Indonesia.

Menariknya, keberhasilan model kolaborasi unik antara otoritas moneter dan kekuatan militer laut ini telah mendapatkan pengakuan internasional yang prestisius.

Baca Juga: Pemkab Sumbawa Targetkan 80 KDMP Beroperasi Agustus

"Program ERB ini sukses meraih penghargaan Currency Initiative Award dalam ajang Central Banking Awards 2024 di London. Dunia internasional menilai sinergi luar biasa bersama TNI AL ini sebagai solusi paling sukses dalam mengatasi kompleksitas geografis di negara kepulauan seperti Indonesia," tambah Raden Aga.

Komandan Lanal Mataram, Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo menegaskan komitmen dan dukungan penuh jajaran instansinya dalam mengawal kelancaran ERB 2026.

Menurutnya, keterlibatan alutsista dan personel militer merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga pertahanan sekaligus kedaulatan ekonomi melalui penggunaan mata uang tunggal Rupiah di wilayah-wilayah terluar.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Pemerintah Provinsi NTB melalui Asisten II Setda NTB, Lalu Moh Faozal.

Baca Juga: Uji Kompetensi Digelar, Perancang Regulasi Daerah di NTB Ditantang Naik Level

Ia menekankan kehadiran KRI Pulau Rimau-724 di pulau-pulau terpencil merupakan wujud pelayanan negara yang berkeadilan.

“Rupiah yang layak edar di pelosok menjadi fondasi penting bagi terciptanya inklusi keuangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB,” kata Lalu M. Faozal.

Ia menambahkan, ERB tidak hanya sekadar menghadirkan layanan penukaran uang lusuh, tetapi juga membawa misi edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah untuk mempertebal rasa nasionalisme masyarakat perbatasan agar tidak menggunakan mata uang asing dalam transaksi sehari-hari.

Sebagai informasi, kegiatan ERB 2026 di wilayah NTB ini merupakan rangkaian keenam dari total 18 kegiatan ekspedisi berskala nasional yang dijadwalkan sepanjang tahun ini.

 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#ERB 2026 #Pulau 3T #Bank Indonesia #Ekspedisi rupiah berdaulat #NTB