Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rupiah Dalam Bahaya! Ekonom Celios Prediksi Dolar AS Bisa Tembus Rp 20.000 Akhir Juni, Ini Deretan Penyebabnya!

Nurul Hidayati • Selasa, 2 Juni 2026 | 14:33 WIB

Ekonom  proyeksikan rupiah berpotensi ambruk hingga Rp 20.000 per dolar AS pada akhir Juni 2026. Sektor internal jadi sorotan dalam pelemahan rupiah terhadap dolar AS. (JPG)

Ekonom proyeksikan rupiah berpotensi ambruk hingga Rp 20.000 per dolar AS pada akhir Juni 2026. Sektor internal jadi sorotan dalam pelemahan rupiah terhadap dolar AS. (JPG)

LombokPost - Awan mendung tampaknya masih menggelayuti mata uang Garuda. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat.

Bahkan, Center of Economics and Law Studies (Celios) mengeluarkan proyeksi yang cukup mengejutkan: kurs rupiah berpotensi ambruk hingga menyentuh level Rp 20.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir Juni 2026 jika pemerintah lambat bertindak.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menilai kejatuhan rupiah saat ini tidak bisa lagi melulu dikambinghitamkan pada faktor eksternal atau sentimen global.

Baca Juga: Sebut Narasi "Rupiah Sengaja Dilemahkan Demi Ekspor" Sebagai Pembodohan, Ferry Irwandi: Kita Bukan Jepang!

Persoalan internal dan fundamental ekonomi domestik dinilai jauh lebih dominan memicu ketidakpastian pasar.

"Akhir Juni, rupiah Rp 20.000 itu tidak terelakkan. Proyeksi yang memang masih sangat moderat itu Rp 20.000," ujar Bhima dalam analisisnya.

Menurutnya, pasar kini mulai ragu terhadap arah pengelolaan ekonomi nasional, termasuk belum dipublikasikannya laporan keuangan Danantara serta asumsi APBN 2026 yang dinilai terlalu optimistis.

Baca Juga: Perputaran Ekonomi dari Pengiriman Sapi Kurban NTB Tembus Setengah Triliun Rupiah

Pemerintah Diminta Jangan Denial Bhima mengkritik sikap pemerintah yang terkesan terus membangun narasi positif di permukaan, tanpa diimbangi langkah konkret di lapangan.

Sorotan Tajam Celios Terhadap Kondisi Ekonomi Terkini:

Sikap Pemerintah: Terkesan denial seolah-olah anggaran tersedia dan kondisi aman. Padahal, tekanan ekonomi di dunia riil sudah sangat nyata.

Bukan Fenomena Musiman: Berbeda dengan pandangan Bank Indonesia (BI) yang menyebut tekanan ini bersifat musiman (seasonal), rupiah saat ini justru menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan (peers).

Sentimen Investor Memburuk: Arus modal asing semakin seret akibat mencuatnya isu Indonesia keluar dari beberapa indeks global seperti FTSE dan MSCI.

Ancaman Nyata: Dari Kenaikan Harga Hingga Badai PHK Pelemahan rupiah ini bukan sekadar permainan angka di atas kertas para broker saham.

Efek dominonya dipastikan bakal langsung menghantam dompet masyarakat secara luas.

Jika depresiasi rupiah terus dibiarkan melaju tanpa rem, maka lonjakan harga barang impor, pembengkakan biaya transportasi, tekanan hebat pada sektor industri manufaktur, hingga ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal bakal menjadi kenyataan pahit yang harus dihadapi.

Desak Reshuffle Tim Ekonomi Melihat situasi yang kian genting, Celios mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah darurat dan melakukan koreksi total.

"Harus segera ada reshuffle (tim ekonomi kabinet). Arah APBN juga perlu dirasionalisasi berdasarkan urgensi. Kalau itu tidak dilakukan, rupiah akan terus melemah," tegas Bhima.

Di sisi lain, analis mata uang Lukman Leong ikut menambahkan bahwa pelemahan ini murni mencerminkan rapuhnya kepercayaan pasar domestik.

Padahal secara global, tekanan eksternal sebenarnya mulai melandai seiring terkoreksinya dolar AS dan harga minyak dunia usai penundaan rencana serangan militer Amerika Serikat ke Iran.

Kini, bola panas berada di tangan pemerintah dan otoritas moneter. Pasar tengah menanti pembuktian dan langkah konkret untuk memulihkan kepercayaan investor demi menjaga stabilitas ekonomi nasional. Prediksi angka Rp 20.000 tentu menjadi alarm keras bagi perekonomian bangsa ini.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Prediksi Rupiah Juni 2026 #Rupiah Tembus 20 Ribu #Bhima Yudhistira Celios #Krisis Kurs Internal #Reshuffle Tim Ekonomi