LombokPost – Provinsi NTB tengah membidik lompatan besar dalam sektor perdagangan internasional.
Ekspor tidak lagi melalui daerah lain, NTB mematangkan skema ekspor langsung ke negara tujuan.
Kepala Disperindag NTB Lalu Wiranata melakukan audiensi langsung ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, pekan lalu.
Baca Juga: Meningkat, 444 Ribu Merchant UMKM Sudah Melek QRIS
Di hadapan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi, Wiranata memaparkan potensi luar sektor perikanan, pertanian, perkebunan, hingga produk UMKM.
Komoditas unggulan NTB ini sering kehilangan momentum nilai tambah optimalnya karena harus transit di provinsi lain.
"Melalui skema direct export, efisiensi distribusi akan meningkat tajam. Kita ingin nilai tambah produk itu tetap tinggal di daerah, dinikmati langsung oleh petani, nelayan, dan perajin kita, sehingga daya saing komoditas NTB di pasar global semakin diperhitungkan," jelasnya.
Kata Wiranata, rencana ini disambut hangat oleh pemerintah pusat. Kemendag berkomitmen memberikan karpet merah bagi produk NTB lewat berbagai fasilitas.
Mulai dari peningkatan kapasitas eksportir, promosi dagang, business matching, hingga pembukaan akses pasar internasional yang lebih luas.
Tak hanya membawa misi ekspor, kedatangan pihaknya juga membuahkan angin segar bagi stabilitas ekonomi domestik.
Baca Juga: Reuni Satu Dekade Drakor Goblin, Sifat Asli Empat Pemeran Utamanya Terbongkar!
Bertemu dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, NTB berhasil mengamankan komitmen pusat terkait pemulihan pasca-bencana.
Kemendag juga memastikan siap mendukung pembangunan kembali Pasar Pringgabaya di Kabupaten Lombok Timur yang beberapa waktu lalu terdampak kebakaran.
Wiranata menegaskan, kolaborasi erat dengan pusat adalah kunci utama. Menurutnya, memperkuat ekspor dan membenahi infrastruktur pasar rakyat merupakan bantalan utama dalam menggerakkan ekonomi lokal.
"Ini adalah bagian dari langkah nyata mengejawantahkan program strategis Gubernur NTB. Kita ingin menciptakan lapangan usaha yang tangguh, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan menuju NTB Makmur Mendunia," pungkasnya.
Baca Juga: Bikin Hotel Melati Kalah Saing, Bisnis Kos Harian Ilegal Jadi Incaran Kritis Fraksi Gerindra
Editor : Akbar Sirinawa